Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjelaskan, pengiriman bantuan logistik bagi warga yang akses jalan darahnya terputus.
“Ini adalah solusi untuk menjangkau komunitas yang terputus dari dunia luar. Bagi para kru, tugas ini adalah pertarungan melawan batas waktu dan alam,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 30 November 2025.
Dia menjelaskan, BNPB mengirimkan satu unit helikopter dengan nomor registrasi PK-RTQ, untuk membawa bantuan logistik ke sejumlah wilayah terisolir.
Abdul Muhari menyebutkan, helikopter teraebut ditujukan membawa bantuan logistik kepada warga Sihaporas, ke Bandara Sisingamangaraja XII, Silangit, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
“Kotak-kotak jingga berisi logistik BNPB seperti makanan, obat-obatan, kebutuhan dasar diturunkan, ditumpuk di pinggiran sungai,” sambungnya menggambarkan kondisi di sana.
Lebih lanjut, Abdul Muhari menyatakan bantuan logistik telah diterima oleh warga, seketika helikopter BNPB selesai menurunkan semua bantuan logistik yang diangkut.
“Tak lama, warga Sihaporas berdatangan, wajah mereka memancarkan kelegaan yang tak terlukiskan. Mereka mendekat, menyentuh bungkusan bantuan yang menjadi garis hidup mereka,” tandas Abdul Muhari.

