Rapat dipimpin oleh Ketua DPN BSMI, Muhammad Djazuli Ambari, dan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal BSMI, Muhammad Rudi, Bendahara Nasional BSMI, dr. Prita Kusumaningsih, Pembina BSMI, Prof. Basuki Supartono, Pengurus BSMI Provinsi Sumatera Barat, Pengurus BSMI Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Pengurus BSMI Provinsi Sumatera Utara, serta para anggota EMT Nasional BSMI.
Dalam rapat tersebut diputuskan bahwa BSMI akan memberangkatkan tiga tim EMT secara bersamaan pada Ahad 30 November masing-masing menuju Sumatera Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, dan Sumatera Utara.
Ketiga tim ini terdiri dari tenaga medis, perawat, logistik, serta relawan terlatih yang siap memberikan pelayanan kesehatan darurat dan dukungan kemanusiaan di lokasi bencana.
Seluruh persiapan lapangan telah dikoordinasikan oleh BSMI di tingkat provinsi, termasuk penyiapan posko, relawan lokal, akses distribusi bantuan, dan dukungan transportasi.
Tim EMT membawa peralatan medis darurat, obat-obatan esensial, serta bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat, khususnya bayi, balita, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan pasien penyakit kronis.
Ketua DPN BSMI, Bapak Muhammad Djazuli Ambari, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen BSMI dalam memberikan pertolongan kemanusiaan yang terkoordinasi dan profesional.
Pembina BSMI, Prof. Basuki Supartono, menegaskan bahwa kehadiran EMT BSMI sangat penting untuk mendukung pelayanan medis darurat, pemenuhan kebutuhan dasar, dan pencegahan wabah pasca-bencana di tiga provinsi tersebut.
“Kami bergerak serentak untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan bantuan segera. BSMI hadir untuk membantu, menguatkan, dan memberikan layanan terbaik sesuai standar kemanusiaan,” ujarnya, Minggu, 30 November 2025.
BSMI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan kelancaran misi ini serta memberikan dukungan terbaik bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara.

