Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Johann Zarco Sebut Radio MotoGP Tak Layak Pakai: “Jauh dari Standar!”

    November 30, 2025

    KPK Bakal Panggil Lagi Kakak Kandung Harry Tanoesoedibjo

    November 30, 2025

    Rapimnas 2025, Kadin Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Daya Beli : Okezone Economy

    November 30, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Ribuan Kayu Gelondongan Terseret Banjir Sumatera, Kemenhut Buka Suara

    Ribuan Kayu Gelondongan Terseret Banjir Sumatera, Kemenhut Buka Suara

    PewartaIDBy PewartaIDNovember 30, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kementerian Kehutanan (Kemenhut) masih menelusuri sumber dan penyebab ribuan kayu gelondongan yang terbawa banjir di Sumatera.

    Kemenhut turut menyoroti potensi kayu-kayu tersebut berasal dari pembalakan dan praktik ilegal lainnya, mengingat sebelumnya telah terungkap sejumlah kasus peredaran kayu ilegal di wilayah terdampak.

    Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kemenhut Dwi Januanto Nugroho mengatakan kayu-kayu yang terbawa banjir di Sumatera dapat berasal dari beragam sumber mulai dari pohon lapuk, pohon tumbang, material bawaan sungai, area bekas penebangan legal, hingga penyalahgunaan Pemegang Hak Atas Tanah (PHAT) dan pembalakan liar (illegal logging).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Fokus Ditjen Gakkum, ujarnya, adalah menelusuri secara profesional setiap indikasi pelanggaran dan memproses bukti kejahatan kehutanan melalui mekanisme hukum yang berlaku.

    “Terkait pemberitaan yang berkembang, saya perlu menegaskan bahwa penjelasan kami tidak pernah dimaksudkan untuk menafikan kemungkinan adanya praktik ilegal di balik kayu-kayu yang terbawa banjir, melainkan untuk memperjelas sumber-sumber kayu yang sedang kami telusuri dan memastikan setiap unsur illegal logging tetap diproses sesuai ketentuan,” ujar Dwi dalam pernyataan dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu (30/11).





    Sepanjang 2025, kata Dwi, Gakkum Kemenhut sudah menangani sejumlah kasus terkait pencucian kayu ilegal di sekitar wilayah terdampak banjir di Sumatera. Termasuk di Aceh Tengah pada Juni 2025 saat penyidik mengungkap penebangan pohon secara tidak sah di luar areal PHAT dan kawasan hutan oleh pemilik PHAT dengan barang bukti sekitar 86,60 meter kubik kayu ilegal.

    Tidak hanya itu, di Solok, Sumatera Barat pada Agustus 2025 berhasil diungkap kegiatan penebangan pohon di kawasan hutan di luar PHAT yang diangkut menggunakan dokumen PHAT dengan barang bukti 152 batang kayu/log, 2 unit ekskavator, dan 1 unit bulldozer.

    Di Kepulauan Mentawai dan Gresik pada Oktober 2025, Ditjen Gakkumhut dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyita 4.610,16 meter kubik kayu bulat asal Hutan Sipora yang pengeluarannya turut melibatkan dokumen PHAT bermasalah.

    Sementara di Sipirok, Tapanuli Selatan pada Oktober 2025, diamankan 4 unit truk bermuatan kayu bulat sebanyak 44,25 meter kubik dengan dokumen kayu yang bersumber dari PHAT yang telah dibekukan.

    “Kejahatan kehutanan tidak lagi bekerja secara sederhana. Kayu dari kawasan hutan bisa diseret masuk ke skema legal dengan memanfaatkan dokumen PHAT yang dipalsukan, digandakan, atau dipinjam namanya. Karena itu, kami tidak hanya menindak penebangan liar di lapangan, tetapi juga menelusuri dokumen, alur barang, dan alur dana di belakangnya,” tuturnya.

    Untuk itu, Kemenhut saat ini melakukan moratorium layanan Sistem Informasi Penatausahaan Hasil Hutan (SIPuHH) untuk tata usaha kayu di PHAT di areal penggunaan lain (APL) sebagai bagian pencegahan penggunaan skema tersebut untuk melakukan peredaran kayu ilegal hasil pembalakan liar.

    (antara/gil)


    [Gambas:Video CNN]






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pengungsi Banjir Longsor di Aceh Terancam Kelaparan

    November 30, 2025

    BGN dan Pemprov Kepri Bahas Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis

    November 30, 2025

    Misteri Gelondongan Kayu di Banjir Bandang Tapanuli Selatan

    November 30, 2025

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Johann Zarco Sebut Radio MotoGP Tak Layak Pakai: “Jauh dari Standar!”

    Berita Olahraga November 30, 2025

    Ligaolahraga.com -Berita MotoGP: Johann Zarco kembali menyoroti sistem radio dua arah ala Formula 1 yang…

    KPK Bakal Panggil Lagi Kakak Kandung Harry Tanoesoedibjo

    November 30, 2025

    Rapimnas 2025, Kadin Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Daya Beli : Okezone Economy

    November 30, 2025

    Pengungsi Banjir Longsor di Aceh Terancam Kelaparan

    November 30, 2025
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Johann Zarco Sebut Radio MotoGP Tak Layak Pakai: “Jauh dari Standar!”

    November 30, 2025

    KPK Bakal Panggil Lagi Kakak Kandung Harry Tanoesoedibjo

    November 30, 2025

    Rapimnas 2025, Kadin Fokus Ciptakan Lapangan Kerja dan Tingkatkan Daya Beli : Okezone Economy

    November 30, 2025

    Pengungsi Banjir Longsor di Aceh Terancam Kelaparan

    November 30, 2025

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2025 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.