Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kasus Guru Dikeroyok Murid di Jambi Berakhir Damai

    January 15, 2026

    Aprilia Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026, Targetkan Naik Level

    January 15, 2026

    PWNU DKI Tegaskan Pemanggilan Muzakki Kholis oleh KPK Tak Terkait Organisasi

    January 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Solidaritas Yogya untuk Mahasiswa Sumatra Terdampak Bencana

    Solidaritas Yogya untuk Mahasiswa Sumatra Terdampak Bencana

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Gerakan solidaritas muncul di tengah masyarakat Yogyakarta merespons banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Dukungan mengalir dari individu hingga kelompok, menyasar mahasiswa perantau yang secara tidak langsung turut terdampak karena kiriman keluarga terhambat.

    Salah satu yang tergerak adalah Muhammad Miftahur Rizaq, seniman sekaligus aktivis yang menyediakan paket sembako dan makanan gratis bagi mahasiswa asal Sumatra yang berkuliah di Yogyakarta dan sekitarnya. Ia membuka pintu studionya sekaligus Kedai Sabalingga di Nogotirto, Gamping, Sleman, tanpa syarat apa pun.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Pertimbangannya, bantuan ke lokasi bencana pasti sudah terkoordinasi. Jadi kami mencoba membantu yang ada di sini,” kata Miftah, Rabu (3/12).

    Menurutnya, bencana di kampung halaman membuat banyak mahasiswa perantau kesulitan memenuhi kebutuhan makan karena kiriman orang tua terhambat. Sejak ia mengumumkan inisiatif ini via media sosial pada 29 November 2025, belasan mahasiswa telah datang meminta bantuan.





    Banyak di antara mereka mengaku belum mendapat kabar keluarga.

    Bagi yang tak bisa datang langsung, Miftah menyiapkan alternatif pengiriman lewat ojek daring. Mahasiswa juga bisa belanja di warung terdekat lalu mengirimkan foto barcode pembayaran.

    “Kita sebisa mungkin menghindari donasi uang tunai karena rawan disalahgunakan. Sembako pasti kepakai,” ujarnya.

    Aksi berbagi ini sejatinya bukan hal baru. Miftah sudah bertahun-tahun membuka rumahnya bagi siapa pun yang sedang kesulitan.

    Nama kedainya, Sabalingga, juga merupakan akronim dari ‘saling bantu, saling jaga’. Semua sembako ia biayai dari kocek pribadi. Bila perlu, ia menjual lukisan untuk menutup kebutuhan.

    “Saya percaya titik tertinggi berkesenian adalah kebermanfaatan,” pungkasnya.

    Warkop Perdjuangan, sepiring nasi untuk menenangkan batin

    Di Giwangan, Umbulharjo, Warkop Perdjuangan mengambil peran serupa. Pemiliknya, Khrisna Wijaya, menyediakan makan-minum gratis tanpa syarat bagi mahasiswa perantau.

    Khrisna mengatakan, warkop bukan sekadar tempat makan, tetapi ruang sosial yang membuat orang merasa aman. Sepiring nasi, katanya, bisa membantu mengusir kesepian dan menjaga kesehatan mental.

    “Inspirasi memberi makan gratis ini murni tanggung jawab sosial. Kami ingin memastikan anak-anak rantau tidak tidur dalam kondisi kelaparan,” ujarnya.

    Mahasiswa dipersilakan memilih menu sesuka hati, bahkan jika ingin makan tiga kali sehari. Sekitar 30 mahasiswa perantau sudah menghubungi warkopnya lewat media sosial.

    “Yang merasa butuh bantuan, langsung datang dan pilih makanan. Tidak perlu menunjukkan KTP,” kata Khrisna.

    Menurutnya, program ini bukan inisiatif musiman ketika bencana terjadi, melainkan kegiatan rutin sejak warkop berdiri.

    Solidaritas lain datang dari Warung Makan Nusantara di Banguntapan, Bantul. Pengelolanya memahami keresahan para perantau yang belum mendapat kiriman bulanan akibat bencana.

    Karena itu, mereka menyiapkan makanan gratis dengan prinsip sederhana: jangan biarkan mahasiswa menunda lapar. Harapannya, para mahasiswa tetap fokus kuliah dan mempertahankan semangat hingga keadaan di kampung halaman membaik.

    (kum/tis)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Kasus Guru Dikeroyok Murid di Jambi Berakhir Damai

    January 15, 2026

    Pemerintah Gelar Tes Kemampuan Akademik SD-SMP April 2026

    January 15, 2026

    Libur Isra Miraj, Ganjil Genap Ditiadakan di Jakarta Jumat Besok

    January 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kasus Guru Dikeroyok Murid di Jambi Berakhir Damai

    Berita Teknologi January 15, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Kasus pengeroyokan guru mata pelajaran bahasa Inggris oleh sejumlah murid di SMK…

    Aprilia Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026, Targetkan Naik Level

    January 15, 2026

    PWNU DKI Tegaskan Pemanggilan Muzakki Kholis oleh KPK Tak Terkait Organisasi

    January 15, 2026

    Di Hadapan Anak Muda, Kapolda Riau Soroti Krisis Iklim hingga Hoaks : Okezone News

    January 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kasus Guru Dikeroyok Murid di Jambi Berakhir Damai

    January 15, 2026

    Aprilia Resmi Perkenalkan Livery MotoGP 2026, Targetkan Naik Level

    January 15, 2026

    PWNU DKI Tegaskan Pemanggilan Muzakki Kholis oleh KPK Tak Terkait Organisasi

    January 15, 2026

    Di Hadapan Anak Muda, Kapolda Riau Soroti Krisis Iklim hingga Hoaks : Okezone News

    January 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.