Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Susunan Pemain Resmi: Cagliari vs Juventus di Serie A

    January 18, 2026

    Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

    January 18, 2026

    Libur Panjang Isra Miraj, Wisata Religi Masjid Keramat Luar Batang Diserbu Peziarah : Okezone Women

    January 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»KPK Panggil Direktur Kemenkes di Kasus Korupsi Pembangunan RSUD

    KPK Panggil Direktur Kemenkes di Kasus Korupsi Pembangunan RSUD

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 5, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jurubicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 5 Desember 2025. Direktur yang diperiksa adalah Ghotama Airlangga. 


    “Tim penyidik memanggil Ghotama Airlangga selaku Direktur Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kesehatan sebagai saksi,” kata Budi kepada wartawan. 

    Tim penyidik juga memanggil 3 saksi lainnya, yakni Romadona selaku Katimker Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes, Bambang Nugroho selaku Direktur PT Pilar Cadas Putra, dan Cahyana Dharmawan Putra selaku Komisaris PT Rancang Bangun Mandiri.



    Kasus ini bermula dari dugaan pengaturan Dana Alokasi Khusus (DAK) RSUD Koltim. Pagu awal Rp47,6 miliar naik menjadi Rp170,3 miliar, dan beberapa pihak diduga menerima fee sebagai syarat pengurusan anggaran. 

    Dari pemeriksaan sebelumnya, KPK telah menahan sejumlah tersangka, termasuk pejabat Kemenkes, kontraktor, dan Bupati Koltim periode 2024-2029. Total dugaan uang yang berpindah tangan dalam kasus ini mencapai miliaran Rupiah.

    Kasus ini menjadi sorotan karena menyingkap praktik fee di balik pengalokasian anggaran pembangunan fasilitas kesehatan, yang seharusnya untuk pelayanan publik.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

    January 18, 2026

    Trump Ancam Kenakan Tarif 25 Persen ke Delapan Negara Eropa

    January 18, 2026

    Belasan RT dan Ruas Jalan di Jakarta Terendam Banjir

    January 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Susunan Pemain Resmi: Cagliari vs Juventus di Serie A

    Berita Olahraga January 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Juventus berhasil memasuki persaingan Scudetto berkat performa gemilang mereka belakangan ini.…

    Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

    January 18, 2026

    Libur Panjang Isra Miraj, Wisata Religi Masjid Keramat Luar Batang Diserbu Peziarah : Okezone Women

    January 18, 2026

    Kronologi Temuan Badan-Ekor Pesawat ATR 42-500 di Lereng Bulusaraung

    January 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Susunan Pemain Resmi: Cagliari vs Juventus di Serie A

    January 18, 2026

    Arsitektur Hukum Pilkada Sudah Semakin Terlembaga

    January 18, 2026

    Libur Panjang Isra Miraj, Wisata Religi Masjid Keramat Luar Batang Diserbu Peziarah : Okezone Women

    January 18, 2026

    Kronologi Temuan Badan-Ekor Pesawat ATR 42-500 di Lereng Bulusaraung

    January 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.