KENDAL —Kwartir Cabang (Kwarcab) Kendal gelar Kursus Mahir Lanjutan (KML) pada Jumat, 5 Desember 2025 di SMK Bina Utama Kendal. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas Pembina Pramuka agar mampu menjalankan peran lebih profesional dan visioner di Gugus Depan.
Ketua Kwarcab Kendal, Kak Mahfud Sodiq, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh Pembina yang hadir.
“Atas nama Kwartir Cabang Kendal, saya menyampaikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Kakak-kakak Pembina yang telah menunjukkan komitmen luar biasa. Kehadiran Kakak-kakak di forum KML ini adalah manifestasi nyata tanggung jawab moral sebagai pendidik, sekaligus penegasan peran strategis Kakak sebagai garda terdepan Gerakan Pramuka dalam memajukan kualitas Gugus Depan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pusdiklatcab Kendal yang juga merupakan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwarcab Kendal, Kak Mujiyanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa KML tahun ini dirancang selaras dengan Visi Strategis Kwarcab Kendal.
“Fokus utama KML kali ini adalah memastikan setiap lulusannya mampu menjadi agen perubahan dan arsitek kemajuan di Gugus Depan. Kemampuan ini terwujud melalui penguasaan tiga pilar penting: Pilar Analisis Strategis, Pilar Manajemen Operasional Gudep, dan Pilar Pengembangan Program Inovatif,” jelasnya.
Dalam laporan panitia, Kak Eko Hadiwiyatno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 39 peserta, terdiri dari 28 peserta KML golongan Siaga dan 11 peserta KML golongan Penggalang. Kursus dipimpin oleh Kak Siti Kusumastuti, S.Pd. sebagai Pinsus, didukung tim pelatih Pusdiklatcab Cakra Krida Kendal.
KML sendiri merupakan jenjang pelatihan lanjutan bagi Pembina Pramuka setelah menuntaskan Kursus Mahir Dasar (KMD). Program ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan komprehensif untuk meningkatkan kualitas pembinaan di satuan masing-masing.
Pelaksanaan KML dibagi dalam dua tahap:
* Tahap I: 5–7 Desember 2025 di SMK Bina Utama Kendal
* Tahap II: 12–14 Desember 2025 di SMA Negeri 1 Cepiring
Kurikulum KML mencakup 70 jam pelajaran (jampel) dengan empat (4) tahapan utama: orientasi, penguatan, pembiasaan, dan pengukuhan. Setiap tahapan dirancang untuk memastikan peserta mampu menerapkan ilmu secara langsung di Gugus Depan masing-masing.
Dengan terselenggaranya KML 2025, Kwarcab Kendal berharap lahir Pembina-Pembina Pramuka yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki visi, kreativitas, serta kemampuan memimpin yang kuat. Kehadiran para Pembina berkualitas diyakini akan membawa dampak positif bagi pengembangan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran Pembina sebagai pilar utama pendidikan kepramukaan sekaligus pendukung terwujudnya Gugus Depan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
Pewarta : Ahmad Syaifudin

