Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Menunggu Video Monolog Rektor UGM terkait Dua Ijazah Beda Jauh

    January 19, 2026

    Arus Balik Libur Isra Miraj, Volume Kendaraan Menuju Jabodetabek Masih Tinggi : Okezone News

    January 19, 2026

    Iga Swiatek Kandaskan Yuan Yue Di Australian Open

    January 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Eddy Soeparno Paparkan Peta Jalan Penataan Pasar Karbon

    Eddy Soeparno Paparkan Peta Jalan Penataan Pasar Karbon

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 9, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Rakortas ini membahas Sistem Registrasi Unit Karbon (SRUK) sebagai langkah awal penataan pasar karbon nasional. Seperti diketahui SRUK merupakan sistem nasional yang akan dipakai pemerintah untuk mencatat, memverifikasi, melacak seluruh unit karbon di perdagangan karbon Indonesia.


    Dalam Rakortas tersebut, Eddy menyampaikan keberhasilan Indonesia memasuki fase baru transisi ekonomi karbon melalui dua instrumen strategis: peta jalan Energi Baru Terbarukan (EBT) yang komprehensif serta perlunya pelaksanaan perjanjian antar negara  sebagai tulang punggung dekarbonisasi industri nasional.

    “Indonesia berada pada posisi istimewa sebagai negara dengan potensi serapan karbon alami terbesar di dunia, mulai dari hutan, gambut, hingga mangrove disertai sumber daya EBT yang melimpah dan kapasitas penyimpanan karbon bawah tanah yang sangat besar,” kata Eddy dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 9 Desember 2025.  



    Dalam Rakortas tersebut, Eddy menegaskan percepatan investasi EBT hanya dapat dicapai apabila Indonesia memiliki peta jalan nasional yang terukur, kolaboratif, dan memenuhi standar internasional. 

    “Penyusunan peta jalan EBT harus menjadi priority agenda untuk memastikan kepastian regulasi, memilih proyek-proyek EBT yang memenuhi metodologi yang diakui internasional, dan menyiapkan mekanisme fast-track approval agar Indonesia tidak kehilangan peluang dalam pasar karbon regional,” jelasnya. 

    “Tanpa peta jalan yang solid, Indonesia berisiko kehilangan momentum sebagai pemasok kredit karbon EBT bersertifikat di kawasan ASEAN, karena window of opportunity sangat sempit,” lanjut dia. 

    Doktor Ilmu Politik UI ini juga menyampaikan beberapa langkah kunci yang mendesak dilakukan pemerintah dalam upaya penataan pasar karbon nasional. Pertama, menurut Eddy, diperlukan Penyusunan Peta Jalan Article 6.2 untuk EBT dan CCS

    “Peta jalan ini harus memuat target kuantitatif, kepastian aturan, serta proses seleksi proyek yang memenuhi standar high-integrity carbon markets,” ungkapnya. 

    Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan adalah pembentukan Joint Technical Working Group (JTWG)

    “Kelompok kerja bilateral ini akan menyelesaikan hambatan teknis secara paralel dengan diplomasi, mempercepat implementasi transaksi karbon,” tutupnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Menunggu Video Monolog Rektor UGM terkait Dua Ijazah Beda Jauh

    January 19, 2026

    Indonesia Disodorkan Dua Parpol Baru

    January 19, 2026

    Kuasa Hukum Eggi Sudjana seperti Benarkan soal Berkuasanya Jokowi di Polri

    January 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Menunggu Video Monolog Rektor UGM terkait Dua Ijazah Beda Jauh

    Berita Nasional January 19, 2026

    Bahwa Jokowi benar alumni UGM, masuk tahun 1980 dan tamat tahun 1985, terkait ijazah alumni…

    Arus Balik Libur Isra Miraj, Volume Kendaraan Menuju Jabodetabek Masih Tinggi : Okezone News

    January 19, 2026

    Iga Swiatek Kandaskan Yuan Yue Di Australian Open

    January 19, 2026

    Indonesia Disodorkan Dua Parpol Baru

    January 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Menunggu Video Monolog Rektor UGM terkait Dua Ijazah Beda Jauh

    January 19, 2026

    Arus Balik Libur Isra Miraj, Volume Kendaraan Menuju Jabodetabek Masih Tinggi : Okezone News

    January 19, 2026

    Iga Swiatek Kandaskan Yuan Yue Di Australian Open

    January 19, 2026

    Indonesia Disodorkan Dua Parpol Baru

    January 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.