Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kader Demokrat Dicecar 28 Pertanyaan Terkait 4 Akun soal Ijazah Jokowi

    January 20, 2026

    Efri Meldi Puji Kontribusi Alexandro Manuel, Jadi Pemecah Kebuntuan

    January 20, 2026

    Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

    January 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Senin Lusa

    Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi Senin Lusa

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 13, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Gelar perkara khusus merupakan permintaan dari kubu tersangka, yakni Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa.

    “Diagendakan hari Senin, 15 Desember 2025 sekitar pukul 10.00 akan dilaksanakan gelar perkara khusus atas permintaan tersangka,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu, 13 Desember 2025.

    Dalam agenda gelar perkara khusus ini, penyidik akan melibatkan unsur internal dan eksternal. Langkah ini sebagai bentuk transparansi selama proses penyidikan.


    “Gelar perkara khusus akan dihadiri pihak internal maupun eksternal. Sebagai contoh, dari Irwasum, Propam, Bidkum, dan eksternal ada Kompolnas, Ombudsman,” jelas Budi.

    Polda Metro Jaya sebelumnya mengumumkan delapan tersangka di kasus ini yang terbagi dalam dua klaster. Kluster pertama adalah pengacara Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, M Rizal Fadillah, Rustam Effendi, dan Damai Hari Lubis.

    Klaster kedua adalah mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, dr Tifa, dan ahli digital forensik Rismon Sianipar.

    Klaster pertama dijerat Pasal 310 dan/atau Pasal 311 dan/atau pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 27A Jo Pasal 45 Ayat (4) dan/atau Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45 A Ayat 2 UU ITE.

    Klaster dua dikenakan Pasal 310, Pasal 311 KUHP, Pasal 32 Ayat 1 Jo Pasal 48 Ayat 1, Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat 1, Pasal 27a Jo Pasal 45 Ayat 4, Pasal 28 Ayat 2 Jo Pasal 45a Ayat 2 UU  ITE.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

    January 20, 2026

    Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

    January 20, 2026

    Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

    January 20, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Kader Demokrat Dicecar 28 Pertanyaan Terkait 4 Akun soal Ijazah Jokowi

    Berita Teknologi January 20, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Penyidik Ditressiber Polda Metro Jaya memeriksa Kepala BHPP DPP Partai Demokrat Muhajir…

    Efri Meldi Puji Kontribusi Alexandro Manuel, Jadi Pemecah Kebuntuan

    January 20, 2026

    Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

    January 20, 2026

    Wamendagri Minta Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion : Okezone News

    January 20, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Kader Demokrat Dicecar 28 Pertanyaan Terkait 4 Akun soal Ijazah Jokowi

    January 20, 2026

    Efri Meldi Puji Kontribusi Alexandro Manuel, Jadi Pemecah Kebuntuan

    January 20, 2026

    Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

    January 20, 2026

    Wamendagri Minta Daerah Optimalkan Pemanfaatan Stadion : Okezone News

    January 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.