Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Max Verstappen Punya Janji Khusus pada Marko Usai Tinggalkan Red Bull

    January 18, 2026

    Dwiki Dharmawan Kirim Pesan Diplomasi Budaya Lewat Anagnorisis

    January 18, 2026

    Komentar Berkelas Jay Idzes Usai Sassuolo Tak Pernah Menang di 7 Laga Terakhir Liga Italia 2025-2026 : Okezone Bola

    January 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Kasus Matel, Polisi Sebut Perlu Evaluasi Cara Narik Kendaraan Nunggak

    Kasus Matel, Polisi Sebut Perlu Evaluasi Cara Narik Kendaraan Nunggak

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 14, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Polisi menyebut perlu ada evaluasi terkait tindakan mata elang (matel) atau debt collector dalam menarik paksa kendaraan yang menunggak biaya cicilan.

    Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyusul aksi pengeroyokan yang menewaskan dua matel oleh enam anggota Yanma Mabes Polri di Kalibata, Jakarta Selatan.

    “Memang kalau dari hasil kondisi di lapangan beberapa dekade ini ada cara-cara yang salah dilakukan oleh mata ulang ataupun debt collector,” kata Budi kepada wartawan dikutip Minggu (14/12).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menurut Budi, seharusnya matel selaku pihak ketiga bisa lebih dulu mengimbau para debitur untuk melunasi ataupun melakukan cara-cara administratif lainnya.

    “Jadi bukan mengambil, memberhentikan secara paksa terkait tentang customer yang ada di jalanan. Ini yang menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.





    Atas kejadian ini, Budi menyampaikan perlu ada evaluasi dari pihak leasing untuk kembali mengatur regulasi yang tepat sehingga peristiwa tidak terulang kembali.

    “Mohon maaf, kadang-kadang SPK (surat perintah kerja) tersebut belum tentu ada dan itu turun kepada tangan berikutnya. Sehingga bukan kepada orang yang memiliki pengetahuan, edukasi ataupun skill tentang hukum, sehingga mencegat, memberhentikan, bahkan merampas,” tutur Budi.

    “Nah ini menjadi evaluasi, menjadi PR bagi kita semua termasuk masyarakat apabila kendaraan diberhentikan secara paksa bisa melaporkan kepada 110 layanan kepolisian,” sambungnya.

    Sebelumnya, dua matel menjadi korban aksi pengeroyokan di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (11/12). Akibat pengeroyokan itu, korban MET (41) meninggal dunia di lokasi, NAT (32) meninggal di rumah sakit.

    Terkait kasus pengeroyokan ini, enam orang anggota Yanma Mabes Polri telah ditetapkan sebagai tersangka. Keenam anggota itu adalah Brigadir IAM, Bripda JLA, Bripda RGW, Bripda IAB, Bripda BN dan Bripda AM.

    Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 3 KUHP. Selain itu, mereka telah melakukan pelanggaran berat Kode Etik Profesi Polri dan akan menjalani sidang pada pekan depan.

    (dis/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Alat Pemancar Sinyal Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel Ditemukan

    January 18, 2026

    Fadli Zon Beber Alasan Tunjuk Tedjowulan Pimpin Keraton Solo

    January 18, 2026

    Ratusan Rumah di Binuang Serang Sudah Sepekan Terendam Banjir

    January 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Max Verstappen Punya Janji Khusus pada Marko Usai Tinggalkan Red Bull

    Berita Olahraga January 18, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita F1: Max Verstappen mengakui kepergian Helmut Marko dari Red Bull Racing menjadi salah…

    Dwiki Dharmawan Kirim Pesan Diplomasi Budaya Lewat Anagnorisis

    January 18, 2026

    Komentar Berkelas Jay Idzes Usai Sassuolo Tak Pernah Menang di 7 Laga Terakhir Liga Italia 2025-2026 : Okezone Bola

    January 18, 2026

    Kesalahan Lucu Red Bull di Video Promosi F1 Terbaru

    January 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Max Verstappen Punya Janji Khusus pada Marko Usai Tinggalkan Red Bull

    January 18, 2026

    Dwiki Dharmawan Kirim Pesan Diplomasi Budaya Lewat Anagnorisis

    January 18, 2026

    Komentar Berkelas Jay Idzes Usai Sassuolo Tak Pernah Menang di 7 Laga Terakhir Liga Italia 2025-2026 : Okezone Bola

    January 18, 2026

    Kesalahan Lucu Red Bull di Video Promosi F1 Terbaru

    January 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.