Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Eskalasi Konflik AS-Iran Berpotensi Guncang Ekonomi Global

    January 18, 2026

    Arsenal Raih Keuntungan Tak Terduga dalam Perebutan Gelar Liga

    January 18, 2026

    Kalah Telak Lawan Bayern, Pelatih RB Leipzig Akui Timnya Tak Main Efektif

    January 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Hakim Tipikor Tidak Terima Eksepsi Nurhadi Eks Sekretaris MA

    Hakim Tipikor Tidak Terima Eksepsi Nurhadi Eks Sekretaris MA

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 15, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat tidak menerima nota keberatan atau eksepsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurrachman dalam kasus dugaan gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

    “Mengadili: menyatakan keberatan dari penasihat hukum terdakwa Nurhadi tidak dapat diterima,” ujar Ketua Majelis Hakim Fajar Kusuma Aji saat membacakan amar putusan sela di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/12).

    Hakim memerintahkan jaksa KPK untuk melanjutkan pemeriksaan perkara nomor: 126/Pid.Sus-TPK/2025/PN.Jkt.Pst atas nama Nurhadi berdasarkan surat dakwaan penuntut umum nomor: 56/TUT.01.04/24/11/2025.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir,” ucap hakim.

    Nurhadi didakwa menerima gratifikasi sejumlah Rp137 miliar. Jaksa mengatakan gratifikasi itu diterima Nurhadi dari para pihak berperkara di lingkungan pengadilan, baik di tingkat pertama, banding, kasasi, maupun peninjauan kembali.





    Gratifikasi diterima Nurhadi sepanjang periode Juli 2013 sampai dengan 2019, saat yang bersangkutan menjabat Sekretaris MA.

    Tak hanya itu, Nurhadi juga didakwa melakukan pencucian uang sebesar Rp307 miliar dan US$50 ribu. Uang tersebut diduga ditempatkan Nurhadi ke sejumlah rekening dan digunakan untuk membeli aset tanah dan bangunan serta sejumlah kendaraan.

    Sebelum ini, Nurhadi sempat menjalani pidana penjara selama enam tahun dan dihukum membayar denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

    Nurhadi dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi berupa suap dan menerima gratifikasi terkait perkara di lingkungan MA.

    Dalam putusan MA juga, tuntutan jaksa KPK perihal uang pengganti sejumlah Rp83 miliar tidak dikabulkan majelis hakim.

    Tim penyidik lembaga antirasuah beberapa waktu lalu kembali menangkap Nurhadi di saat yang bersangkutan baru saja selesai menjalani masa pidana kasus suap dan gratifikasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

    Penangkapan tersebut dilakukan pada Minggu (29/6) dini hari untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan TPPU.

    (ryn/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    37 RT dan 12 Jalan Masih Terendam

    January 18, 2026

    Alat Pemancar Sinyal Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Sulsel Ditemukan

    January 18, 2026

    Fadli Zon Beber Alasan Tunjuk Tedjowulan Pimpin Keraton Solo

    January 18, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Eskalasi Konflik AS-Iran Berpotensi Guncang Ekonomi Global

    Berita Nasional January 18, 2026

    Pengamat geopolitik dari Indo-Pacific Strategic Intelligence (ISI), Surya Wiranto, eskalasi konflik antara AS dan Iran…

    Arsenal Raih Keuntungan Tak Terduga dalam Perebutan Gelar Liga

    January 18, 2026

    Kalah Telak Lawan Bayern, Pelatih RB Leipzig Akui Timnya Tak Main Efektif

    January 18, 2026

    Intelektual Muda NU Dukung Pengembalian Konsesi Tambang ke Pemerintah

    January 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Eskalasi Konflik AS-Iran Berpotensi Guncang Ekonomi Global

    January 18, 2026

    Arsenal Raih Keuntungan Tak Terduga dalam Perebutan Gelar Liga

    January 18, 2026

    Kalah Telak Lawan Bayern, Pelatih RB Leipzig Akui Timnya Tak Main Efektif

    January 18, 2026

    Intelektual Muda NU Dukung Pengembalian Konsesi Tambang ke Pemerintah

    January 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.