Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aston Villa dan Everton Berebut Tanda Tangan Tammy Abraham

    January 19, 2026

    Kasus Eggi-Damai Rampung Jadi Modal Loloskan Kepentingan Keluarga Jokowi di 2029

    January 19, 2026

    Dari London, Prabowo Pimpin Ratas Bahas Penertiban Kawasan Hutan : Okezone News

    January 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Di Balik OTT Jaksa Kejati Banten yang Diserahkan KPK ke Kejagung

    Di Balik OTT Jaksa Kejati Banten yang Diserahkan KPK ke Kejagung

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 19, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Kejaksaan Agung resmi menerima pelimpahan perkara dugaan pemerasan yang melibatkan jaksa di Kejaksaan Tinggi Banten dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

    Serah terima perkara itu diinformasikan melalui konferensi pers bersama yang dilakukan KPK dengan Kejaksaan Agung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (19/12) dini hari.

    Total tiga orang yang diserahkan, terdiri dari satu jaksa, satu pengacara, dan satu ahli bahasa.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Kami ingin menyampaikan bahwa terkait dengan koordinasi kemudian juga dalam rangka kolaborasi penanganan tindak pidana korupsi antara KPK dengan Kejaksaan Agung, kami telah melakukan penyerahan orang dan juga barang bukti yang kami tangkap dalam konteks tertangkap tangan,” ujar Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam jumpa pers, Jumat dini hari.

    Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Ses JAM Intel) Kejaksaan Agung Sarjono Turin menuturkan koordinasi penanganan perkara tersebut dilakukan atas nama sinergisitas.





    Dia membantah anggapan ada intervensi dari Kejaksaan Agung kepada KPK dalam penanganan kasus dugaan pemerasan yang melibatkan jaksa di Kejaksaan Tinggi Banten tersebut.

    “Enggak (ada tekanan). Kita kan sudah tahu tadi ada sinergisitas, ada koordinasi dan kolaboratif. Jadi, inilah bentuk kerja sama penegak hukum itu. Kita tidak ada saling paling hebat, itu tidak ada. Pokoknya sama penegakan hukum, ya bersinergi tadi,” kata Sarjono di Kantor KPK.

    OTT KPK

    OTT yang dilakukan KPK ini bermula dari proses di internal Kejaksaan Agung yang tidak benar. Kasus pemerasan diduga hanya diselesaikan dengan sanksi disiplin saja.

    Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menuturkan tim penindakan menangkap total sembilan orang dalam operasi senyap tersebut. Terdiri dari satu orang jaksa, dua orang pengacara, dan enam orang dari pihak swasta.

    Dua orang jaksa yang diduga terlibat pemerasan tidak berhasil ditangkap KPK.

    KPK juga menemukan dan menyita barang bukti sejumlah uang dalam bentuk tunai sejumlah Rp900 juta lebih.

    Setelah melewati proses panjang dan koordinasi dengan Kejaksaan Agung, KPK melempar penanganan perkara tersebut kepada Korps Adhyaksa.

    Sprindik terbit di hari OTT KPK

    Dasar hukum yang menjadi pertimbangan pelimpahan perkara tersebut adalah Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) yang dikeluarkan pada Rabu, 17 Desember 2025. Hari yang sama dengan OTT KPK.

    Saat dikonfirmasi mengenai waktu penerbitan Sprindik tersebut, Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Ses JAM Intel) Kejaksaan Agung Sarjono Turin mengklaim pihaknya tidak mengetahui giat OTT yang dilakukan KPK.

    Pengakuan itu untuk membantah campur tangan Kejaksaan Agung dalam penanganan kasus dugaan pemerasan yang menyeret jaksa di Kejaksaan Tinggi Banten sebagaimana dimaksud.

    “Kalau tidak salah tanggal 17 Desember 2025, karena ini prosesnya panjang,” kata Sarjono menjelaskan waktu Sprindik terbit di Kantor KPK, Jumat dini hari.

    “Kita sebenarnya tidak tahu ada OTT KPK, tapi kita sudah lebih awal menerbitkan pada tanggal 17 Desember 2025,” imbuhnya.

    Sementara mengenai tudingan Kejaksaan Agung hanya menyelesaikan secara administratif saja, Sarjono menjelaskan bahwa tugas JAM Intel tidak menyentuh materi perkara. Di sana hanya dilakukan pengumpulan data dan keterangan saja.

    “Tugas dan fungsi bidang intelijen itu sifatnya supporting system, di sana hanya mengenal kegiatan pengumpulan data (puldata), pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket), bukan menyangkut materi perkara. Jadi, kalau yang menyangkut penanganan teknis itu Pidum (pidana umum) maupun Pidsus (pidana khusus),” ucap Sarjono.

    Adapun Kejaksaan Agung menjadwalkan akan menggelar konferensi pers pada Jumat ini untuk menyampaikan konstruksi lengkap kasus dugaan pemerasan tersebut.

    (ryn/isn)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Nadiem Cecar Eks Anak Buah soal Integritas, Lalu Klaim Menteri Terbaik

    January 19, 2026

    Satria Kumbara Hilang Kabar Usai Gabung Tentara Bayaran Rusia

    January 19, 2026

    Jatim Gudang Organisasi Masyarakat, Ditaksir Ada 121 Ribu Ormas

    January 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Aston Villa dan Everton Berebut Tanda Tangan Tammy Abraham

    Berita Olahraga January 19, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Aston Villa dan Everton dikabarkan tengah memantau pergerakan striker Inggris, Tammy Abraham,…

    Kasus Eggi-Damai Rampung Jadi Modal Loloskan Kepentingan Keluarga Jokowi di 2029

    January 19, 2026

    Dari London, Prabowo Pimpin Ratas Bahas Penertiban Kawasan Hutan : Okezone News

    January 19, 2026

    Eric Garcia Masih Pertanyakan Keputusan Wasit Lawan Sociedad

    January 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Aston Villa dan Everton Berebut Tanda Tangan Tammy Abraham

    January 19, 2026

    Kasus Eggi-Damai Rampung Jadi Modal Loloskan Kepentingan Keluarga Jokowi di 2029

    January 19, 2026

    Dari London, Prabowo Pimpin Ratas Bahas Penertiban Kawasan Hutan : Okezone News

    January 19, 2026

    Eric Garcia Masih Pertanyakan Keputusan Wasit Lawan Sociedad

    January 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.