Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Doktif Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik Richard Lee

    January 22, 2026

    Pengemudi Mobil Tewas saat Macet di Grogol Jakbar

    January 22, 2026

    Bursa Transfer Nottingham Forest Berliku, Target Bek Kiri Muncul Dua Nama

    January 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Ijazah Jokowi di Bareskrim dan Polda Metro 100 Persen Beda

    Ijazah Jokowi di Bareskrim dan Polda Metro 100 Persen Beda

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 20, 2025No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Penegasan Dokter Tifa ini disampaikan melalui  akun X pribadinya, dikutip Minggu 21 Desember 2025, 


    “Karena itu saya ingatkan kepada Kepolisian RI agar berhati-hati dengan kasus kriminalisasi kepada RRT, sesuai dengan warning dari Prof Mahfud MD, bahwa kasus pidana kepada RRT melanggar HAM!” tulis Dokter Tifa.

    Dokter Tifa mengatakan, dirinya bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar hanya diperkenankan melihat ijazah Jokowi yang disebut asli oleh Polda Metro Jaya, hanya beberapa menit sebelum Gelar Perkara Khusus, pada pukul 23.20 WIB, setelah sejak pukul 14.00 WIB menunggu.



    “Kami menunggu sampai Gelar Perkara Khusus  berlangsung selama 7 jam hampir tengah malam!” kata Dokter Tifa.

    Padahal sejak awal, ketika Gelar Perkara Khusus sedang berlangsung beberapa menit, Dokter Tifa mengaku sudah meminta agar ijazah Jokowi ditunjukkan sebagai bahan diskusi. 

    “Namun, permintaan itu ditangguhkan, dan dikabulkan setelah semua kelelahan, di waktu tengah malam,” kata Dokter Tifa.

    “Inilah, yang tanpa disadari, Polda Metro Jaya telah melakukan pelanggaran HAM,” sambungnya.

    Dokter Tifa menilai penyidik Polda Metro Jaya sengaja membuat seluru pihak kelelahan, sehingga mengalami disonansi kognitif, terjadi compliance dan confirmatory bias, karena terjadi brain overloaded. 

    “Polda Metro Jaya melakukan ilusi transparansi, untuk mengecoh kami. Mengecoh seluruh rakyat Indonesia,” demikian Dokter Tifa.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Doktif Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik Richard Lee

    January 22, 2026

    Venezuela Resmi Luncurkan Kampanye “Bring Them Back”

    January 22, 2026

    Tim SAR Total Temukan 9 Korban Pesawat ATR Jatuh: 6 Jasad Tak Utuh

    January 22, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Doktif Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik Richard Lee

    Berita Nasional January 22, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Pemengaruh atau influencer Dokter Samira Farahnaz alias dokter detektif (doktif) dijadwalkan diperiksa…

    Pengemudi Mobil Tewas saat Macet di Grogol Jakbar

    January 22, 2026

    Bursa Transfer Nottingham Forest Berliku, Target Bek Kiri Muncul Dua Nama

    January 22, 2026

    Venezuela Resmi Luncurkan Kampanye “Bring Them Back”

    January 22, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Doktif Diperiksa sebagai Tersangka Pencemaran Nama Baik Richard Lee

    January 22, 2026

    Pengemudi Mobil Tewas saat Macet di Grogol Jakbar

    January 22, 2026

    Bursa Transfer Nottingham Forest Berliku, Target Bek Kiri Muncul Dua Nama

    January 22, 2026

    Venezuela Resmi Luncurkan Kampanye “Bring Them Back”

    January 22, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.