Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perang Kata Ryan Garcia dan Joe Goossen Warnai Konferensi Pers Pembuka

    January 23, 2026

    Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

    January 23, 2026

    Hasil Inter Milan vs Pisa di Liga Italia 2025-2026: Tertinggal Duluan, Nerazzurri Pesta Gol 6-2! : Okezone Bola

    January 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kepala Daerah Dipilih DPRD Bikin Lemah Legitimasi Kepemimpinan

    Kepala Daerah Dipilih DPRD Bikin Lemah Legitimasi Kepemimpinan

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 25, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu dinyatakan Dosen Komunikasi Politik Universitas Paramadina Erik Ardiyanto dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 25 Desember 2025.
     


    Menurut Erik, mekanisme tersebut berpotensi menghilangkan esensi utama demokrasi, yakni kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin di tingkat daerah.

    “Pilkada tidak langsung adalah kemunduran demokrasi karena berisiko memutus hubungan politik antara rakyat dan kepala daerah. Ketika hak memilih dicabut dari warga, legitimasi kepemimpinan menjadi lemah karena tidak lahir dari mandat langsung publik,” ujar Erik.



    Ia menegaskan bahwa alasan efisiensi anggaran maupun stabilitas politik tidak dapat dijadikan pembenaran untuk mengorbankan hak politik warga negara. 

    Pasalnya, dalam perspektif komunikasi politik, pilkada tidak langsung justru memperbesar jarak antara penguasa dan masyarakat serta membuka ruang kompromi elite yang minim transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

    “Persoalan dalam pilkada langsung seharusnya dijawab melalui perbaikan tata kelola pemilu oleh KPU, penguatan pengawasan dan penegakan hukum oleh Bawaslu, serta pendidikan politik yang lebih serius oleh partai politik, bukan dengan menarik kembali hak dasar rakyat untuk memilih pemimpinnya,” tegas dia. 

    “Pilkada langsung yang selama ini berjalan telah menjadi ruang lahirnya tokoh-tokoh lokal berlegitimasi kuat yang mampu berkembang hingga tingkat nasional karena dipilih langsung oleh rakyat,” pungkas Erik. 

    Hal Senada diungkapkan oleh Dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan Universitas Terbuka, Insan Praditya Anugrah. Ia menyebut bahwa justru Pilkada oleh DPRD mencabut partisipasi politik publik dan berpotensi membuat biaya politik lebih mahal. 

    “Hal ini jelas kemunduran bagi demokrasi karena mencabut partisipasi politik publik dalam menentukan pemimpinnya. Justru yang harus dibenahi adalah edukasi politik publik soal proses demokrasi dan menghentikan praktek-praktek serangan fajar yang selama ini dilakukan oleh politisi dan partai politik.” kata Insan.

    Ia mengungkapkan bahwa pilkada oleh DPRD tidak membuat pilkada lebih murah, malah lobi-lobi elite bisa memungkinkan seorang calon kepala daerah membayar lebih mahal. 

    “Tidak seperti masyarakat, elite-elite di DPRD dan partai politik itu tidak bisa dilobi dengan uang kecil. Bahkan ada kemungkinan para elite ini akan meminta sangat banyak dari calon kepala daerah, bukan hanya uang tapi konsesi-konsesi lain dalam bentuk kebijakan,” tandas Insan.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

    January 23, 2026

    Indonesia Jadi Magnet Event Internasional

    January 23, 2026

    AHY Gandeng UI Perkuat Infrastruktur Nasional

    January 23, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Perang Kata Ryan Garcia dan Joe Goossen Warnai Konferensi Pers Pembuka

    Berita Olahraga January 23, 2026

    Ligaolahraga.com -Api konflik lama kembali menyala antara Ryan Garcia dan mantan pelatihnya, Joe Goossen.Ketegangan itu…

    Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

    January 23, 2026

    Hasil Inter Milan vs Pisa di Liga Italia 2025-2026: Tertinggal Duluan, Nerazzurri Pesta Gol 6-2! : Okezone Bola

    January 23, 2026

    Curhat Warga Serang 4 Kali Banjir Selama Januari: Semakin Parah

    January 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Perang Kata Ryan Garcia dan Joe Goossen Warnai Konferensi Pers Pembuka

    January 23, 2026

    Macron Cemas, Prabowo Tawarkan Jalan Tengah

    January 23, 2026

    Hasil Inter Milan vs Pisa di Liga Italia 2025-2026: Tertinggal Duluan, Nerazzurri Pesta Gol 6-2! : Okezone Bola

    January 23, 2026

    Curhat Warga Serang 4 Kali Banjir Selama Januari: Semakin Parah

    January 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.