Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Marc-Andre ter Stegen Telah Berpisah dengan Pemain Barcelona

    January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

    January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo Tersangka, Istana: Korupsi Pekerjaan Rumah yang Harus Kita Perangi! : Okezone News

    January 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Pengibaran Bendera GAM Langgar Hukum-Ciderai Komitmen Damai

    Pengibaran Bendera GAM Langgar Hukum-Ciderai Komitmen Damai

    PewartaIDBy PewartaIDDecember 26, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Aksi pengibaran bendera GerakanĀ Aceh Merdeka (GAM) di ruang publik baru-baru ini dinilai tidak hanya melanggar ketentuan hukum yang berlaku, tetapi juga mencederai komitmen perdamaian Aceh yang telah dibangun melalui proses panjang pascakonflik.

    Pengamat kebijakan publik dan Guru Besar Universitas Trisakti Trubus Rahardiansah mengatakan simbol GAM memiliki makna historis dan politik yang kuat karena berkaitan langsung dengan gerakan separatis bersenjata di masa lalu.

    Oleh karena itu, kemunculannya di ruang publik tidak bisa dipandang sebagai ekspresi biasa.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    “Perdamaian Aceh adalah hasil kesepakatan besar yang mengakhiri konflik puluhan tahun. Pengibaran simbol GAM di ruang publik bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk pengingkaran terhadap semangat perdamaian itu sendiri,” kata Trubus, dalam keterangan resminya Kamis (25/12).

    Ia menilai aksi tersebut berpotensi memicu ketegangan sosial dan membuka kembali luka lama masyarakat Aceh yang telah berupaya bangkit dan menata kehidupan dalam suasana damai.





    Penilaian itu muncul menyusul pembubaran aksi sekelompok masyarakat yang membawa bendera GAM di Kota Lhokseumawe, Aceh, oleh prajurit TNI AD dari Korem 011/Lilawangsa. Dalam pembubaran tersebut, aparat mengamankan sepucuk senjata api jenis pistol dan senjata tajam rencong.

    Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran mengatakan pembubaran dilakukan saat kelompok tersebut melakukan aksi di tengah jalan nasional lintas Banda Aceh-Medan, tepatnya di Simpang Kandang, Meunasah Mee, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe.

    Akibat aksi tersebut, arus lalu lintas sempat terganggu. Meski sempat diwarnai ketegangan, pembubaran berlangsung tanpa kekerasan. Setelah dilakukan pendekatan persuasif, spanduk dan kain umbul-umbul menyerupai bendera GAM diserahkan secara sukarela oleh massa, yang kemudian membubarkan diri.

    Ali Imran menegaskan pembubaran dilakukan secara persuasif dan mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Dalam proses tersebut, prajurit TNI mengamankan seorang pria yang diduga sebagai provokator karena membawa tas berisi senjata api pistol dan senjata tajam rencong.

    Trubus menilai pendekatan yang dilakukan aparat menjadi penting, terutama karena pembubaran dipimpin langsung oleh Danrem yang merupakan putra daerah Aceh, sehingga memiliki pemahaman sosial dan kultural yang kuat terhadap sensitivitas masyarakat setempat.

    “Ketika penegakan hukum dilakukan oleh figur yang juga anak Aceh, pesan yang sampai bukan represif, tetapi ajakan menjaga martabat Aceh sebagai wilayah yang telah memilih jalan damai,” ujar Trubus.

    Ia menekankan bahwa perdamaian Aceh bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi juga komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk tidak kembali pada simbol, narasi, dan tindakan yang berpotensi memecah belah.

    “Menjaga perdamaian Aceh berarti menghormati kesepakatan yang sudah dicapai. Setiap tindakan yang mengarah pada glorifikasi simbol konflik masa lalu jelas mencederai komitmen itu,” pungkasnya.

    Trubus menambahkan perdamaian Aceh hanya bisa lestari tatkala hukum ditegakkan secara tegas. Menurut Trubus, masyarakat tidak boleh dikorbankan oleh kepentingan kelompok-kelompok anti perdamaian yang sering kali memanfaatkan situasi Aceh dengan memprovokasi individu dan atau kelompok masyarakat tertentu untuk mengganggu ketertiban umum.

    “Langkah tegas aparat sangat diperlukan agar kepercayaan masyarakat tetap optimal,” ujar dia.

    (tim)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Istana Respons Bupati Pati SudewodanWalkotMadiunKena OTTKPK

    January 20, 2026

    KPK Pamerkan Rp2,6 M Kasus Dugaan Pemerasan Bupati Pati Sudewo

    January 20, 2026

    Momen Evakuasi Korban Pertama Pesawat ATR 42-500

    January 20, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Marc-Andre ter Stegen Telah Berpisah dengan Pemain Barcelona

    Berita Olahraga January 20, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Transfer: Menurut laporan Carlos Monfort di SPORT, suasana haru terjadi di Ciutat Esportiva…

    Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

    January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo Tersangka, Istana: Korupsi Pekerjaan Rumah yang Harus Kita Perangi! : Okezone News

    January 20, 2026

    Kapolda Metro Jaya Rotasi Sejumlah Kasat Reskrim hingga Kapolsek

    January 20, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Marc-Andre ter Stegen Telah Berpisah dengan Pemain Barcelona

    January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

    January 20, 2026

    Bupati Pati Sudewo Tersangka, Istana: Korupsi Pekerjaan Rumah yang Harus Kita Perangi! : Okezone News

    January 20, 2026

    Kapolda Metro Jaya Rotasi Sejumlah Kasat Reskrim hingga Kapolsek

    January 20, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.