Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    January 23, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026

    MUI Ingatkan Indonesia soal Cacat Struktural Board of Peace

    January 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Tempe Jadi Superfood Indonesia, Ternyata Bisa Cegah Asma hingga Kanker : Okezone Women

    Tempe Jadi Superfood Indonesia, Ternyata Bisa Cegah Asma hingga Kanker : Okezone Women

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 5, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email






    Tempe Jadi Superfood Indonesia, Ternyata Bisa Cegah Asma hingga Kanker (Foto: Freepik)












    JAKARTA – Tempe, makanan fermentasi khas Indonesia, kini tengah dikembangkan menjadi superfood dengan nilai gizi dan kandungan bioaktif yang lebih tinggi. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan adanya terobosan dalam proses fermentasi tempe yang bertujuan meningkatkan kualitas nutrisi serta manfaat kesehatannya.

    Menurut BRIN, proses fermentasi berperan penting dalam menentukan kualitas tempe. Melalui inovasi fermentasi yang dikembangkan, kandungan senyawa bioaktif dalam tempe dapat ditingkatkan.

    Salah satu fokus utama riset ini adalah mengoptimalkan perubahan isoflavon kedelai dari bentuk glikosida menjadi bentuk aglikon, seperti genistein dan daidzein, yang memiliki aktivitas biologis lebih tinggi dan lebih mudah diserap oleh tubuh. Peningkatan kandungan bioaktif ini menjadikan tempe memiliki potensi lebih besar sebagai superfood, karena tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi dan protein, tetapi juga berperan dalam mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.

    Dengan adanya inovasi ini, diharapkan tempe dapat berperan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan nilai tambah pangan lokal Indonesia. Tempe, meski murah dan mudah didapat, juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan.

    Dilansir dari website Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, berikut ini sederet manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari konsumsi tempe:

    • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, karena tempe mengandung berbagai jenis bakteri baik (probiotik) dan antioksidan isoflavon.
    • Mencegah osteoporosis, karena kandungan kalsium dan vitamin K yang cukup tinggi.
    • Mengobati diare, karena tempe mengandung zat antibakteri yang mampu mengatasi berbagai penyakit infeksi seperti diare.
    • Menjaga kesehatan jantung, karena antioksidan dan antiinflamasi yang terkandung pada tempe mampu melindungi pembuluh darah dari kerusakan inflamasi dan oksidatif.
    • Mencegah penyakit jantung koroner, karena tempe mengandung zat dengan sifat hipokolesterolemik (menurunkan lemak darah), yaitu protein, asam lemak tidak jenuh majemuk, serat pangan, niasin, vitamin E, karotenoid, isoflavon, dan kalsium.
    • Mencegah berbagai penyakit saluran pencernaan, karena serat pangan yang cukup tinggi pada tempe mampu mencegah penyakit seperti divertikulosis (borok pada usus besar), kanker, dan hernia.
    • Mencegah kanker, kandungan antioksidan isoflavon seperti daidzein, glisitein, genistein, dan 6,7,4-trihidroksi isoflavon pada tempe berperan dalam pencegahan kanker.
    • Mencegah anemia, karena tempe mengandung protein, zat besi, vitamin B12, asam folat, tembaga, dan seng yang dibutuhkan untuk sintesis hemoglobin.
    • Mencegah diabetes melitus, karena tempe mengandung protein, serat pangan, dan isoflavon yang mampu menjaga keseimbangan gula darah serta memperbaiki resistensi insulin.
    • Mencegah asma, karena serat pangan dan asam lemak tidak jenuh esensial (asam oleat, linoleat, dan linolenat) dalam tempe mampu mengurangi peradangan pada saluran pernapasan dan memperkuat sel kekebalan paru-paru.

    (Kurniasih Miftakhul Jannah)



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Tak Gentar Tegakkan Hukum, Prabowo : Berani Suap, Anda Akan Terkejut : Okezone News

    January 23, 2026

    Daftar Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Usus : Okezone Women

    January 23, 2026

    Lolos Perempatfinal Indonesia Masters 2026, Alwi Farhan Masa Bodoh Dikritik karena Gaya Selebrasinya : Okezone Sports

    January 23, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    Berita Teknologi January 23, 2026

    Jakarta, CNN Indonesia — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan jajarannya agar tidak hanya melaksanakan…

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026

    MUI Ingatkan Indonesia soal Cacat Struktural Board of Peace

    January 23, 2026

    Tak Gentar Tegakkan Hukum, Prabowo : Berani Suap, Anda Akan Terkejut : Okezone News

    January 23, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Pramono Minta Modifikasi Cuaca Dilakukan Juga di Penyangga Jakarta

    January 23, 2026

    Prediksi Bayern Munich vs Augsburg, 24 Januari 2026 Bundesliga

    January 23, 2026

    MUI Ingatkan Indonesia soal Cacat Struktural Board of Peace

    January 23, 2026

    Tak Gentar Tegakkan Hukum, Prabowo : Berani Suap, Anda Akan Terkejut : Okezone News

    January 23, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.