Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hasil NBA: San Antonio Spurs Taklukkan Boston Celtics 100-95

    January 11, 2026

    Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

    January 11, 2026

    Hasil NBA: Cleveland Cavaliers Bekuk Minnesota Timberwolves 146-134

    January 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Teknologi»Alasan Polda Metro Setop Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru

    Alasan Polda Metro Setop Penyelidikan Kematian Diplomat Arya Daru

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru yang ditemukan tewas dengan kondisi kepala dilakban di tempat kosnya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Juli tahun lalu.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan langkah memproses kasus itu diambil karena dari rangkaian penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa itu.

    “Keterangan dari penyelidik dihentikan lidik karena dari rangkaian lidik, olah barang bukti dan keterangan saksi sehingga hasil gelar perkara tidak ditemukan tindak pidana,” kata Budi saat dihubungi, Jumat (9/1).



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Ia mengatakan jika pihak keluarga memiliki bukti baru yang valid, maka penyelidik akan mendalami kembali kasus itu.

    Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di rumah Kost Guest House Gondia kamar 105, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7) sekitar pukul 08.10 WIB.





    Berdasarkan hasil penyelidikan tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, polisi memastikan Arya meninggal dunia bukan karena aksi pembunuhan atau tindak pidana. Namun karena mati lemas dan tidak ada peristiwa pidana.

    Hal tersebut berdasarkan hasil autopsi forensik dan sejumlah pemeriksaan, seperti histopatologi hingga toksikologi. Termasuk, pemeriksaan psikologi forensik.

    Sebelumnya saat mendatangi Mapolda Metro Jaya untuk beraudiensi dengan penyidik pada akhir November lalu, kuasa hukum keluarga Arya Daru, Martin Lukas Simanjuntak membeberkan ada empat sidik jari di lakban yang melilit muka korban.

    “Kan kemarin secara kesimpulan disampaikan tidak ada DNA orang lain selain Arya Daru. Tadi kami sempat gali itu ternyata ada empat sidik jari,” kata Martindi Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2025).

    Berdasarkan keterangan polisi, dari empat sidik jari di lakban, hanya satu yang layak diperiksa dan itu merupakan milik Arya.

    Martin menyebut seharusnya penyelidik tetap memeriksa tiga sidik jari lain yang ada di lakban itu. Mengingat, lakban itu menjadi salah satu bukti penting dalam perkara ini.

    “Jadi menyimpulkan tidak ada DNA orang lain dengan tidak ditelitinya tiga sidik jari yang nempel tersebut, itu juga mungkin perlu diperdalam ke depan oleh penyidik,” ucap dia saat itu.

    Senada kala itu, kuasa hukum lainnya, Nicolay Aprilindo juga menilai pemeriksaan terhadap tiga sidik jari itu merupakan bagian penting dalam penyelidikan kasus kematian Arya.

    “Jadi masalah sidik jari itu, itu masalah yang sangat krusial juga. Kami juga baru tahu ada tiga sidik jari yang melekat di lakban itu, tapi yang yang bisa teridentifikasi oleh inafis itu hanya milik almarhum. Yang tiga lagi tidak,” tutur dia.

    “Oleh karena itu saya tanya apakah yang tiga itu tidak bisa teridentifikasi Itu milik siapa? Almarhum Atau orang lain? Penyidik mengatakan mereka tidak bisa menjawab itu,” sambung Nicolay.

    (yoa/kid)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Warga Donggala Terisolir akibat Longsor, BPBD Kirim Alat Berat

    January 11, 2026

    Suporter Persija dan Persib Bentrok di Sawangan

    January 11, 2026

    Ekskavator Sewa Rp900 Ribu per Jam

    January 11, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Hasil NBA: San Antonio Spurs Taklukkan Boston Celtics 100-95

    Berita Olahraga January 11, 2026

    Ligaolahraga.com -San Antonio Spurs meraih kemenangan penting usai menaklukkan tuan rumah Boston Celtics dengan skor…

    Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

    January 11, 2026

    Hasil NBA: Cleveland Cavaliers Bekuk Minnesota Timberwolves 146-134

    January 11, 2026

    Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

    January 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Hasil NBA: San Antonio Spurs Taklukkan Boston Celtics 100-95

    January 11, 2026

    Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

    January 11, 2026

    Hasil NBA: Cleveland Cavaliers Bekuk Minnesota Timberwolves 146-134

    January 11, 2026

    Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

    January 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.