Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Inter Milan Catatkan Penonton Hampir 1 Juta Orang di San Siro Musim Ini

    January 10, 2026

    500 Ton Bantuan PMI Tiba di Krueng Geukueh

    January 10, 2026

    Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di Sumatera, BNPB Imbau Waspada Bencana Susulan : Okezone News

    January 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Keluarga Pertanyakan Penghentian Kasus Kematian Arya Daru oleh Polisi

    Keluarga Pertanyakan Penghentian Kasus Kematian Arya Daru oleh Polisi

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Yogyakarta, CNN Indonesia —

    Pihak keluarga mempertanyakan langkah Polda Metro Jaya menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan alias ADP.

    Kuasa hukum keluarga, Nicholay Aprilindo mengatakan, keputusan polisi menghentikan penyelidikan kasus ADP menyisakan banyak kejanggalan buatnya.

    Pihaknya menerima Surat Perintah Penghentian Penyelidikan atau SP2 Lidik dari Polda Metro tertanggal 6 Januari 2026. Tapi, kata dia, keputusan penghentian ini sudah sejak 12 Desember 2025.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Nicholay mengatakan di dalam SP2 Lidik itu tertulis jika alasan penghentian penyelidikan adalah belum ditemukannya peristiwa pidana.

    “Ini harus digarisbawahi belum ditemukannya peristiwa pidana, bukan dengan kalimat tidak ditemukan adanya peristiwa pidana. Kalau belum ditemukan peristiwa pidana, berarti masih ada tindak lanjut penyelidikan, karena ‘belum’, tapi kenapa dihentikan?” kata Nicholay saat dihubungi, Jumat (9/1).





    Dia pun menagih komitmen dari Wadir Reskrimum beserta penyelidik Polda Metro Jaya saat menerima audiensi pada 26 November 2025 lalu.

    “Dari mulut Wadir terucap bahwa tetap berkomitmen akan melanjutkan, menindaklanjuti pengungkapan atau penyelidikan kematian ini,” kata Nicholay.

    Lagipula, Nicholay menilai, polisi juga tidak menindaklanjuti temuan-temuan pihaknya yang bisa jadi petunjuk atau bukti baru dalam proses penyelidikan. Semua pernah disampaikan langsung kepada penyelidik.

    Beberapa di antaranya adalah empat sidik jari di lakban yang melilit muka korban, yang mana tiga di antaranya rusak karena faktor cuaca. Lalu, perubahan arah sorot kamera pengawas atau CCTV di tempat kejadian perkara.

    “Bukti-bukti itu sebenarnya bukan bukti baru. Bukti yang sudah ada tapi belum terungkap. Mau bukti baru apa lagi? Gitu loh. Iya, tidak ditindaklanjuti bukti-bukti itu. Mereka berdalih dengan bukti baru. Bukti baru yang bagaimana lagi? Nah kan bukti yang ada saja tidak ditindaklanjuti,” kata Nicholay.

    “Dan tugas dari keluarga maupun kami, bukan kami maupun keluarga yang mencari bukti baru. Adalah tugas penyelidik. Fungsinya, tugas dan fungsi penyelidik. Ini bukan kasus perdata. Kalau kasus perdata kan siapa yang menggugat, dia yang mendalilkan. Ini kan kasus pidana,” sambungnya menegaskan.

    Ini belum termasuk sederet kejanggalan lain, seperti plastik serta lakban yang melekat pada tubuh korban dan tak dihadirkan sebagai barang bukti; luka lebam pada kepala, leher, serta dada akibat benda tumpul pasif atau aktif.

    Kemudian pengembangan keterangan dari rekan korban berinisial V terkait check in di hotel 24 kali, serta keterangan penjaga kost bernama Siswanto yang berubah.

    “Kami sampaikan waktu tanggal 26 November pada saat audiensi itu. Untuk supaya fakta-fakta ini dikembangkan. Tapi itu tidak dilakukan. Bahkan juga kami minta untuk diberikan akses ke TKP,” katanya.

    “Dan pihak kepolisian (menyatakan) bersedia bekerja sama untuk akses ke TKP, tapi sampai sekarang tidak pernah diberikan. Kami juga menanyakan tentang SP2HP, Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyelidikan. Tapi sampai sekarang pun tidak pernah diberikan SP2HP-nya. Tiba-tiba kami dapatkan SP2 Lidik, penghentian penyelidikan,” ucap Nicholay.

    Dengan adanya SP2 Lidik ini, kata Nicholay, ia bersama kliennya sekarang ini tengah merumusukan untuk langkah-langkah hukum selanjutnya untuk menyikapi langkah polisi tersebut.

    Polda Metro Jaya sebelumnya menyatakan menghentikan penyelidikan kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan langkah itu diambil karena dari rangkaian penyelidikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

    “Keterangan dari penyelidik dihentikan lidik karena dari rangkaian lidik, olah barang bukti, dan keterangan saksi sehingga hasil gelar perkara tidak ditemukan tindak pidana,” kata Budi saat dihubungi, Jumat (9/1).

    Ia mengatakan jika pihak keluarga memiliki bukti baru yang valid, maka penyelidik akan mendalami kembali kasus itu.

    Arya Daru ditemukan tewas dengan kondisi kepala terlilit lakban di rumah Kost Guest House Gondia kamar 105, Jalan Gondangdia Kecil Nomor 22, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (8/7) sekitar pukul 08.10 WIB.

    Berdasarkan hasil penyelidikan tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya, polisi memastikan Arya meninggal dunia bukan karena aksi pembunuhan atau tindak pidana. Namun karena mati lemas dan tidak ada peristiwa pidana.

    Hal tersebut berdasarkan hasil autopsi forensik dan sejumlah pemeriksaan, seperti histopatologi hingga toksikologi. Termasuk, pemeriksaan psikologi forensik.

    (kum/dal)


    [Gambas:Video CNN]





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    500 Ton Bantuan PMI Tiba di Krueng Geukueh

    January 10, 2026

    FJN Menghidupkan Pemikiran Sang Rajawali

    January 10, 2026

    Thom Haye Tak Sabar Duel Lawan Persija

    January 10, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Inter Milan Catatkan Penonton Hampir 1 Juta Orang di San Siro Musim Ini

    Berita Olahraga January 10, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Inter Milan terus menunjukkan dominasinya di tribun San Siro. Dukungan dari…

    500 Ton Bantuan PMI Tiba di Krueng Geukueh

    January 10, 2026

    Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di Sumatera, BNPB Imbau Waspada Bencana Susulan : Okezone News

    January 10, 2026

    Daniele Adani: Lawan Napoli Jadi Kesempatan Besar ‘Menjauh’ Bagi Inter

    January 10, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Inter Milan Catatkan Penonton Hampir 1 Juta Orang di San Siro Musim Ini

    January 10, 2026

    500 Ton Bantuan PMI Tiba di Krueng Geukueh

    January 10, 2026

    Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi di Sumatera, BNPB Imbau Waspada Bencana Susulan : Okezone News

    January 10, 2026

    Daniele Adani: Lawan Napoli Jadi Kesempatan Besar ‘Menjauh’ Bagi Inter

    January 10, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.