Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    January 11, 2026

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Menkes Sebut Belum Ada Kasus Fatal terkait Superflu

    Menkes Sebut Belum Ada Kasus Fatal terkait Superflu

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 9, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Jakarta, CNN Indonesia —

    Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, mengklaim sejauh ini belum ada laporan kasus kematian atau fatal akibat superflu.

    “Belum ada yang dilaporkan meninggal karena, ini memang flu seperti yang biasa kita rasakan,” kata Budi di RSUP Dr Sardjito, Sleman, DIY, Kamis (8/1) kemarin.

    Pernyataan Budi tersebut menjawab soal tingkat kesembuhan para pasien superflu sejauh ini. Ia pun menekankan kasus superflu atau Influenza A H3N2 subclade K sejauh ini bukan ancaman pandemi mematikan seperti Covid-19 pada 2020 lalu.



    ADVERTISEMENT


    SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

    Menurutnya virus yang mengakibatkan superflu itu bukanlah hal baru, melainkan jenis influenza yang telah ada dan dikenal selama puluhan tahun. Inilah yang membedakan tingkat imunitas manusia terhadap Influenza A H3N2 dan Covid.

    “Superflu ini sebenarnya influenza yang sudah lama ada virusnya, beda dengan Covid. Covid itu virus baru, jadi daya tahan tubuh kita belum ada karena enggak kenal,” ungkap Budi.





    “Cuma ini varian baru (dari Influenza A), kan teman-teman ingat kan Covid mulanya Alfa, terus ke Beta, ada Delta yang mematikan, terus ke Omicron. Nah, ini adalah varian K kalau nggak salah, clade K atau varian K dari H3N2,” sambungnya.

    Budi mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap waspada serta menekankan pentingnya imunitas tubuh sebagai pertahanan utama. Selain itu, ia juga mengajak masyarakat rajin mencuci tangan dan memakai masker guna mencegah penularan superflu.

    Makan sehat, tidur dan olahraga cukup, kata Budi, menjadi kunci menjaga imunitas tubuh apabila terkena superflu.

    Tangsel nol kasus

    Sementara itu walau dinilai tak mematikan, warga diminta mewaspadai merebaknya kasus superflu yang identik dengan influenza itu

    Salah satunya disampaikan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

    Masyarakat penyangga ibu kota DKI Jakarta itu  diminta waspada terhadap potensi penyebaran penyakit Influenza A (H3N2) subclade K atau disebut superflu.

    Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel dr Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan hingga saat ini tidak ditemukan kasus superflu di Kota Tangsel.

    “Saat ini di Kota Tangsel kami belum menerima laporan terkait kasus tersebut,” kata Allin, Jum’at (9/1).

    Allin menerangkan, upaya skrining sudah dilakukan sejak awal 2025 di Puskesmas Serpong 1 yang telah ditetapkan sebagai pelayanan kesehatan Influenza Like Illness (ILI) oleh Kementerian Kesehatan.

    “Selalu dilakukan pemeriksaan terhadap kasus-kasus yang terduga dan mengirimkannya ke Lab Kemenkes, dan hasil itu kami terima dari Kemenkes,” terangnya.

    Gejala superflu

    Soal gejala, Allin menyebut superflu hampir sama dengan flu biasa mulai dari demam hingga sakit tenggorokkan.

    “Kalau menurut WHO dan Kemenkes, bahwa gejalanya tak separah covid, terutama tidak menyebabkan kematian,” paparnya.

    Meski belum ada kasus superflu, Pemkot Tangsel lakukan antisipasi agar tak terjadi ledakan kasus superflu seperti wabah Covid-19.

    Mulai dari penyiapan sarana prasarana pelayanan kesehatan hingga edukasi untuk pencegahan kasus influenza tipe A serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

    “Selain pencegahan edukasi dan sosialisasi, fasilitas kesehatan juga dipersiapkan untuk mengantisipasi adanya ledakan kasus,” kata Allin.

    (kum/arl/sry)






    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

    January 11, 2026

    Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

    January 11, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    Berita Olahraga January 11, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Media Italia sepakat menilai performa AC Milan jauh dari kata istimewa…

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026

    Imbang Lawan Genoa, AC Milan Lakukan Evaluasi Kedalaman Skuad

    January 11, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Media Italia Beri Rating Buruk Penampilan Rafael Leao dkk Saat Lawan Genoa

    January 11, 2026

    Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

    January 11, 2026

    Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura : Okezone News

    January 11, 2026

    Imbang Lawan Genoa, AC Milan Lakukan Evaluasi Kedalaman Skuad

    January 11, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.