Berita F1: Prinsipal tim Williams, James Vowles, menegaskan bahwa fasilitas yang dimiliki timnya membatasi mereka untuk bersaing di puncak, termasuk melawan pemasok unit daya mereka, Mercedes. Sejak dimulainya regulasi turbo-hybrid pada tahun 2014, Mercedes telah memasok mesin untuk Williams.
Williams tetap berpegang pada pabrikan asal Jerman tersebut untuk siklus aturan baru yang berlaku tahun ini, dan Mercedes juga akan memasok McLaren dan Alpine. Dalam upaya Williams untuk naik peringkat, Vowles yakin Mercedes akan mengulangi sejarah dengan menyikapi perubahan aturan besar dengan tepat. “100 persen, jika Brackley sangat ahli dalam satu hal, itu adalah perubahan regulasi,” ujar Vowles kepada media termasuk RacingNews365. “Saya pikir itu jelas. Dan Mercedes juga sangat baik dalam hal itu.”
Mercedes telah dikalahkan oleh tim pelanggan, dengan McLaren meraih kejuaraan konstruktor dalam dua tahun terakhir, serta gelar pembalap dengan Lando Norris pada tahun 2025. Namun, Vowles menegaskan bahwa inti penataan Williams belum berada pada posisi di mana mereka bisa bermimpi untuk bertarung di depan dan mengalahkan pemasok unit daya mereka. “Saya telah melakukan segalanya yang harus dilakukan untuk terus membangun tim ini agar berada di level kejuaraan di masa depan, tetapi kami tidak memiliki fasilitas atau kemampuan seperti Mercedes. Sesederhana itu hari ini,” katanya.
“Sementara mereka mempersiapkan diri dengan menyelesaikan regulasi dan melakukannya dengan benar, yang saya lakukan lebih kepada meletakkan dasar tambahan dengan mencoba fokus pada mobil 2026.” Vowles menambahkan, “Jadi, yang bisa Anda baca dari situ adalah saya tahu di mana posisi kami tahun depan, dan mereka, saya yakin, akan sangat kuat. Saya baik-baik saja dengan itu. Tujuan saya adalah untuk memajukan tim ini langkah demi langkah setiap tahun. Dan saya pikir kami memiliki kemampuan.”
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/kepala-tim-williams-f1-ungkap-hambatan-utama-menuju-gelar

