Forum ini dinilai menjadi ruang strategis untuk memperkaya diskursus kebijakan ekonomi, persaingan usaha, serta relasi antara negara dan pasar di tengah dinamika krisis global.
Founder INPEC, Aprikie Putra Wijaya menilai kehadiran dua buku karya Anggwira, yakni Di Balik Layar Persaingan Usaha: Praktik dan Penegakan di Indonesia serta Negara, Pasar, dan Keberanian Memilih: Esai-Esai Kebijakan dari Tengah Pusaran Krisis Global, memberikan kontribusi penting bagi penguatan literasi kebijakan publik dan ekonomi politik Indonesia.
“Buku-buku ini tidak hanya relevan bagi pembuat kebijakan, tetapi juga bagi pelaku usaha, akademisi, dan generasi muda yang ingin memahami arah pembangunan ekonomi nasional secara lebih jernih,” ujar Aprikie melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin 12 Januari 2026.
Menurut Aprikie, diskusi yang menghadirkan tokoh-tokoh lintas sektor — mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga parlemen — menunjukkan pentingnya kolaborasi gagasan dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang adil, kompetitif, dan berkelanjutan. Ia menilai forum semacam ini menjadi contoh baik bagaimana buku dapat menjadi medium dialog publik, bukan sekadar produk intelektual individual.
Aprikie juga menekankan bahwa tema besar yang diangkat Anggawira mencerminkan tantangan nyata yang dihadapi Indonesia saat ini, terutama dalam menjaga keseimbangan antara kepentingan negara, mekanisme pasar, dan perlindungan terhadap persaingan usaha yang sehat.
“Gagasan-gagasan dalam buku Anggawira memberi perspektif penting tentang bagaimana Indonesia dapat menavigasi tantangan tersebut tanpa kehilangan arah konstitusionalnya,” kata Aprikie.

