Selebrasi Beckham Putra usai cetak gol kemenangan di laga Persib Bandung vs Persija Jakarta. (Foto: Instagram/persib)
BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan komentar menggelitik terkait aksi selebrasi ‘kedinginan’ yang dipamerkan Beckham Putra usai menjebol gawang Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), pada Minggu 1 Januari 2026. Meski sarat emosi, Hodak menilai aksi tersebut masih dalam batas aman lantaran kondisi stadion yang kondusif.
Juru taktik asal Kroasia ini mengaku sedikit lega meski selebrasi serupa sempat membuat Beckham dijatuhi sanksi larangan bertanding dan denda Rp75 juta pada musim lalu. Kala itu, aksi tersebut dianggap sebagai bentuk provokasi terhadap pihak lawan.
1. Kontrol Emosi di Laga Derbi
“Beruntung hari ini tidak ada fans Persija di sini, sehingga dia tidak memprovokasi siapapun,” ujar Bojan usai pertandingan, dikutip Senin (12/1/2026).
Bojan pun memaklumi sikap yang ditunjukan Beckham usai mencetak gol tersebut. Sebab sepak bola adalah olahraga emosional.
“Seperti ada kartu merah di pertandingan, itu bisa terjadi karena emosi,” tambahnya.
“Sebelum pertandingan, saya bicara kepada mereka untuk mengontrol emosinya, tetapi ketika mereka bermain seratus persen dan mencetak gol di pertandingan seperti ini, tentu saja (meluapkan emosi),” lanjut Bojan.
2. Selebrasi Ikonik sang Pemuncak Klasemen
Sementara itu, Beckham sendiri menganggap selebrasi ‘kedinginan’ menjadi ikonik baginya. Apalagi gol tersebut diciptakan saat berhadapan dengan Persija Jakarta.

