Video distribusi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikemas dalam kantong plastik menjadi sorotan . (Foto: Okezone.com)
JAKARTA – Video distribusi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikemas dalam kantong plastik menjadi sorotan di media sosial. Banyak masyarakat bertanya-tanya soal MBG yang dikemas dengan cara yang tidak semestinya.
Menanggapi hal tersebut, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, selaku pihak yang mendistribusikan menu makanan, menjelaskan bahwa semula MBG didistribusikan menggunakan ompreng sesuai prosedur.
Namun, setibanya di lokasi penerima, salah seorang kader posyandu memindahkan makanan dari ompreng ke dalam kantong plastik. Tindakan tersebut dilakukan tanpa koordinasi dan tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) penyajian MBG.
“Setelah ompreng tiba di tempat, oleh ibu kader yang bersangkutan, makanan yang ada di dalam ompreng dipindahkan dan disatukan penyajiannya di dalam kantong plastik karena ibu kader memiliki alasan spontanitas,” jelas Kepala SPPG Karyasari, Dimas Dhika Alpiyan, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (11/1/2025).
“Setelah itu, makanan diberikan kepada penerima manfaat, yaitu bumil, busui, dan balita. Ompreng kemudian dibawa pulang oleh sopir dalam keadaan kosong,” lanjutnya.
Dimas mengungkapkan, kejadian tersebut baru diketahui oleh SPPG pada keesokan harinya, setelah menerima laporan beredarnya potongan video di media sosial yang memperlihatkan penyajian makanan MBG dalam kantong plastik.

