Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketua Kwarda Jawa Tengah Serahkan Bantuan Difabel, Rehabilitasi Sumur, Layanan Kesehatan, dan Stasiun Air Keliling di Aceh Tamiang

    January 12, 2026

    Juventus Sudah Ambil Keputusan soal Nasib Federico Gatti

    January 12, 2026

    IHSG Mengawali Pekan di Zona Hijau, Sempat Menyentuh Level Psikologis 9.000

    January 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Kami Tidak Menjual Chromebook ke Pemerintah Indonesia

    Kami Tidak Menjual Chromebook ke Pemerintah Indonesia

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 12, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Pernyataan ini muncul di tengah proses hukum yang sedang berjalan dan dugaan kasus korupsi pengadaan Chromebook yang dikaitkan dengan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim. 


    Google menyebut klarifikasi ini perlu disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang berkembang di ruang publik.

    Dalam penjelasan di blog resminya yang dikutip redaksi di Jakarta, 12 Januari 2026, Google menegaskan perusahaan tidak pernah menjual perangkat Chromebook kepada pemerintah Indonesia. 



    Peran Google disebut terbatas pada pengembangan dan pemberian lisensi sistem operasi ChromeOS serta layanan pengelolaan perangkat pendidikan, yakni Chrome Education Upgrade (CEU).

    Google menekankan Chromebook tidak diproduksi atau dijual langsung oleh perusahaan kepada pengguna akhir. Pengadaan perangkat sepenuhnya dilakukan oleh produsen perangkat asli (OEM) independen dan mitra lokal melalui mekanisme pengadaan pemerintah.

    CEU dijelaskan sebagai sistem pengelolaan dan keamanan perangkat yang memungkinkan sekolah dan kementerian mengatur penggunaan Chromebook secara terpusat, mulai dari penyaringan konten hingga pengamanan perangkat jika hilang, guna melindungi aset publik.

    Terkait fungsi, Google menyebut Chromebook dirancang untuk kebutuhan sekolah, termasuk di wilayah terpencil, dan tetap dapat digunakan secara offline. Perangkat ini diklaim telah memenuhi regulasi Kementerian Pendidikan dan digunakan sebagai sarana TIK pendidikan di berbagai negara. Di Indonesia, Chromebook disebut telah digunakan oleh jutaan siswa dan pendidik di lebih dari 80.000 sekolah.

    Google juga membantah adanya konflik kepentingan terkait investasi perusahaan terhadap entitas yang berhubungan dengan Gojek. Investasi tersebut, menurut Google, dilakukan pada periode 2017-2021, sebagian besar sebelum Nadiem Makarim menjabat sebagai Menteri Pendidikan, dan tidak memiliki kaitan dengan kebijakan pengadaan teknologi pendidikan.

    Perusahaan menegaskan tidak pernah menawarkan atau memberikan imbalan kepada pejabat publik terkait penggunaan produk Google. Seluruh proses pengadaan, kata Google, berada di bawah kendali kementerian dan dilakukan secara kompetitif melalui pemasok lokal.

    Selain klarifikasi tersebut, Google menegaskan komitmen jangka panjangnya terhadap pengembangan pendidikan dan transformasi digital di Indonesia. Sejumlah program disoroti, mulai dari Bangkit yang telah melatih puluhan ribu mahasiswa, hingga pelatihan ratusan ribu guru melalui Gemini Academy dan sertifikasi internasional Gemini Certified Educator.

    “Komitmen kami terhadap Indonesia telah dimulai jauh sebelum kepemimpinan saat ini maupun keputusan pembelian tertentu,” tulis Google.

    Google menutup pernyataannya dengan menegaskan dukungan terhadap transformasi digital Indonesia, seraya menjunjung prinsip transparansi dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    IHSG Mengawali Pekan di Zona Hijau, Sempat Menyentuh Level Psikologis 9.000

    January 12, 2026

    6 RT dan 4 Jalan di Jakarta Terendam Banjir Imbas Hujan Deras Pagi Ini

    January 12, 2026

    Hujan Deras Hambat Operasional Transjakarta

    January 12, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Ketua Kwarda Jawa Tengah Serahkan Bantuan Difabel, Rehabilitasi Sumur, Layanan Kesehatan, dan Stasiun Air Keliling di Aceh Tamiang

    Berita Pramuka January 12, 2026

    Aceh Tamiang — Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Tengah melaksanakan penyerahan bantuan kemanusiaan kepada…

    Juventus Sudah Ambil Keputusan soal Nasib Federico Gatti

    January 12, 2026

    IHSG Mengawali Pekan di Zona Hijau, Sempat Menyentuh Level Psikologis 9.000

    January 12, 2026

    Banjir Rendam Kawasan Pasar Warung Buncit Jaksel, Lalin Lumpuh : Okezone News

    January 12, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Ketua Kwarda Jawa Tengah Serahkan Bantuan Difabel, Rehabilitasi Sumur, Layanan Kesehatan, dan Stasiun Air Keliling di Aceh Tamiang

    January 12, 2026

    Juventus Sudah Ambil Keputusan soal Nasib Federico Gatti

    January 12, 2026

    IHSG Mengawali Pekan di Zona Hijau, Sempat Menyentuh Level Psikologis 9.000

    January 12, 2026

    Banjir Rendam Kawasan Pasar Warung Buncit Jaksel, Lalin Lumpuh : Okezone News

    January 12, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.