Menurut sosok yang akrab disapa AHY itu, pengembangan IKN sebagai smart city tidak hanya berfokus pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga pada tata kelola pembangunan yang terkoordinasi, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
“IKN dirancang sebagai kota yang efisien, ramah lingkungan, dan berpusat pada manusia. Karena itu, orkestrasi lintas sektor menjadi kunci agar seluruh ekosistem pembangunan berjalan selaras,” ujar AHY lewat keterangan resminya, Selasa, 13 Januari 2026.
AHY memastikan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan terus mengoordinasikan kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan pembangunan infrastruktur digital, energi bersih, air, sanitasi, hingga transportasi cerdas dapat terintegrasi secara optimal.
Sejumlah kawasan strategis, termasuk infrastruktur dasar, sistem transportasi, pemanfaatan teknologi digital, serta penerapan prinsip kota hijau dan cerdas menjadi fondasi pembangunan IKN sebagai kota masa depan Indonesia.

