Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani Aher, kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
“Terkait isu superflu yang saat ini banyak beredar, kami meminta Kementerian Kesehatan untuk melakukan edukasi dan literasi kesehatan kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu panik dan tidak melakukan hal-hal yang tidak diperlukan,” ujar Netty.
Menurut Netty, masyarakat perlu dibekali pemahaman yang benar mengenai cara menjaga kesehatan, mengenali gejala flu, serta mengetahui kapan dapat melakukan penanganan mandiri dan kapan harus mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan.
“Yang terpenting, masyarakat mampu menjaga kesehatannya dan memahami tata laksana ketika mengidap flu, termasuk mengetahui kapan harus memperoleh layanan di fasilitas kesehatan,” jelas legislator PKS tersebut.
Lebih lanjut, Netty juga mendorong fasilitas kesehatan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan untuk aktif melakukan upaya promotif dan preventif, sekaligus menjadi sumber informasi yang kredibel bagi masyarakat.
“Kami mendorong fasilitas kesehatan untuk memberikan informasi yang benar dan menenangkan terkait superflu, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” pungkasnya.

