Dua tim yang sedang berada dalam tren negatif akan saling berhadapan ketika New Orleans Pelicans menjamu Brooklyn Nets pada Rabu (14/1) malam waktu setempat atau Kamis pagi WIB.
Baik Pelicans maupun Nets sama-sama datang dengan kebutuhan mendesak untuk menghentikan laju kekalahan yang kian mengkhawatirkan.
New Orleans Pelicans saat ini memegang rekor terburuk di NBA dan baru saja menelan 11 kekalahan dalam 12 pertandingan terakhir.
Kekalahan teranyar terasa semakin menyakitkan karena Pelicans sempat unggul 11 poin sebelum akhirnya menyerah 116-122 dari Denver Nuggets pada Selasa malam.
Kegagalan mengeksekusi peluang di menit-menit akhir kembali menjadi masalah klasik yang menghantui skuad asuhan James Borrego.
Di sisi lain, Brooklyn Nets juga tengah kehilangan arah.
Setelah sempat menunjukkan peningkatan performa pada Desember, Nets kini kalah dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir.
Statistik mereka pun mencerminkan masalah serius, mulai dari rata-rata rebound terburuk di liga hingga akurasi tembakan yang berada di papan bawah NBA.
Pelatih Nets Jordi Fernandez menegaskan bahwa masalah timnya bukan semata soal masuk atau tidaknya tembakan, melainkan soal mentalitas.
Ia menekankan pentingnya mengambil tembakan dengan keyakinan serta agresivitas dalam menyerang rebound ofensif.
Turnover juga menjadi sorotan, terutama karena sering berujung pada poin cepat lawan.
Meski performa tim menurun, Brooklyn memiliki titik terang lewat Michael Porter Jr. yang tampil konsisten dan memimpin tim dengan rata-rata hampir 26 poin per gim.
Namanya bahkan mulai ramai dibicarakan jelang batas waktu pertukaran pemain.
Sementara itu, Cam Thomas masih bergelut dengan cedera, dan rookie Drake Powell mendapat kesempatan lebih besar untuk berkembang.
Bagi New Orleans Pelicans, Zion Williamson tetap menjadi motor serangan dengan rata-rata 22,3 poin per pertandingan.
Trey Murphy III juga tampil impresif, termasuk mencetak 31 poin saat melawan Nuggets.
Selain itu, kontribusi dua rookie, Jeremiah Fears dan Derik Queen, memberikan harapan tersendiri di tengah musim yang berat.
Fears menjadi satu-satunya pemain New Orleans Pelicans yang tampil di semua laga musim ini, sementara Queen terus menunjukkan potensi sebagai big man masa depan.
Pertandingan ini menjadi pertemuan kedua sekaligus terakhir kedua tim musim ini, setelah Nets menang telak 119-101 pada pertemuan pertama.
Dengan kondisi sama-sama terpuruk, duel di New Orleans ini bukan sekadar soal kemenangan, melainkan upaya mencari kembali momentum dan kepercayaan diri.
Artikel Tag: New Orleans Pelicans
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/preview-nba-brooklyn-nets-vs-new-orleans-pelicans-15-jan-2026

