Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    January 14, 2026

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Program Presiden»Rupiah Melemah Dekati Rp16.900 per USD, BI Ungkap Penyebabnya : Okezone Economy

    Rupiah Melemah Dekati Rp16.900 per USD, BI Ungkap Penyebabnya : Okezone Economy

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 14, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email


    Rupiah Melemah Dekati Rp16.900 per USD, BI Ungkap Penyebabnya (Foto: Okezone)




    JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengungkap penyebab nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS kian melemah. BI mencatat Rupiah ditutup ke level Rp16.860 per USD pada penutupan Selasa (13/1/2026). Angka ini mencerminkan depresiasi sebesar 1,04 persen secara tahun berjalan (year-to-date).

    Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G Hutapea menjelaskan, pelemahan Rupiah merupakan dampak dari gejolak pasar keuangan global yang dipicu oleh eskalasi ketegangan geopolitik dan ketidakpastian kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed).

    “Bank Indonesia konsisten menjaga stabilitas nilai tukar sehingga dapat menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Pergerakan mata uang global pada awal 2026 ini, termasuk Indonesia, banyak dipengaruhi oleh meningkatnya tekanan di pasar keuangan dunia,” ujar Erwin dalam keterangan resminya, Rabu (14/1/2026).

    Meskipun Rupiah melemah, Erwin menekankan bahwa kondisi ini masih sejalan dengan tren yang terjadi pada mata uang di kawasan regional.

    Sebagai perbandingan, Won Korea Selatan mencatatkan pelemahan yang lebih dalam yakni 2,46 persen, sementara Peso Filipina terkoreksi sebesar 1,04 persen.

     



    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026

    Roby Tremonti Tebar Ancaman, Hesti Purwadinata: Berobat! : Okezone Celebrity

    January 14, 2026

    Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Prabowo Gandeng TNI-Polri Perkuat Disiplin Siswa : Okezone News

    January 14, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    Berita Olahraga January 14, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Italia: Dalam sesi wawancara bersama La Gazzetta dello Sport, mantan pelatih Italia,…

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026

    Gibran Batal ke Yahukimo Demi Keamanan, Ada Isu Pergerakan di Papua

    January 14, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Milan Sangat Bergantung Pada Luka Modric, Capello: Tidak Mengejutkan!

    January 14, 2026

    BEI Suspensi IFSH dan SIPD, Empat Emiten Kembali Bisa Ditransaksikan

    January 14, 2026

    Buru 40 Perusahaan Baja Pengemplang Pajak, Purbaya: 2 Raksasa Segera Disidak : Okezone Economy

    January 14, 2026

    Gibran Batal ke Yahukimo Demi Keamanan, Ada Isu Pergerakan di Papua

    January 14, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.