Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    RMTV Kritik Keras Real Madrid Usai Tersingkir di Copa

    January 15, 2026

    Pilkada Lewat DPRD Lebih Menguntungkan Parpol Lama

    January 15, 2026

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini, dari Antam, UBS dan Galeri24 : Okezone Economy

    January 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Greenland Pulau Strategis Global Pertahanan Uni Eropa

    Greenland Pulau Strategis Global Pertahanan Uni Eropa

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 15, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Olehnya tidak heran jika Uni Eropa, khususnya Denmark, akan mempertahankan mati-matian pulau ini. 


    Greenland memiliki luas 2,16 juta Km2 dan dikelilingi oleh air. Oleh sebab itu Greenland secara definisi geografi adalah pulau dan bukan benua. 

    Greenland merupakan kombinasi faktor strategis, di antaranya ekonomi, politik, dan keamanan global. 



    Posisi geopolitik Greenland yang sangat strategis dan terletak di antara Eropa, Amerika Utara dan Samudera Arktik, menjadikannya sebagai titik kunci jalur militer dan pertahanan (terutama pada era Perang Dingin hingga sekarang).

    Greenland juga memiliki peranan penting sebagai pengawasan radar dan satelit, serta penyangga keamanan kawasan Atlantik Utara. Oleh sebab itu, kehilangan Greenland berarti kehilangan pengaruh strategis besar di Arktik.

    Kekayaan sumber daya alam yang terdapat di Pulau Greenland, juga tidak main-main, di antaranya adalah mineral langka (rare earth elements), yang sangat penting untuk teknologi modern (EV, chip, senjata dan lain-lain.). Selain itu di Greenland juga terdapat uranium, minyak dan gas serta perikanan.

    Bagi Eropa, hal tersebut menjadi sangat penting untuk mengurangi ketergantungannya pada China dan Rusia, serta berguna untuk menjaga ketahanan ekonomi jangka panjangnya.

    Negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS), Rusia dan China berlomba-lomba meningkatkan pengaruh di Arktik, karenanya Eropa tidak ingin kehilangan pijakan strategis di kawasan ini.

    Greenland berada pada wilayah otonom Kerajaan Denmark. Ia bukan bagian dari anggota Uni Eropa, meskipun memiliki hubungan yang sangat erat dengannya. 

    Apabila Greenland merdeka sepenuhnya, atau berpindah kepemilikan ke negara lain, misalnya AS atau China, maka Eropa akan kehilangan pengaruh strategis besar. 

    Karena Greenland pada prinsipnya menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan NATO. 

    Pangkalan militernya seperti Thule Air Base, itu sangat krusial untuk deteksi rudal dan pertahanan udara NATO dan Eropa. 

    Untuknya Eropa ingin memastikan kawasan ini tetap berada di blok Barat, bukan jatuh ke pengaruh rival.

    Persaingan kekuatan dunia yang selama ini banyak di dominasi oleh Amerika Serikat, menjadikan AS semakin suka bersikap sewenang-wenang pada negara-negara lain. 

    Dan hasrat menggebu-gebunya yang ingin menjadi Polisi Dunia, telah terbukti menimbulkan banyak negara-negara lain sebagai korban.

    Sudah terlalu banyak negara-negara lain yang porak poranda akibat turut campurnya AS dalam urusan dalam negerinya. 

    Sebut saja misalnya Indonesia di akhir Orde Lama, kemudian Vietnam, Afghanistan, Irak, Libya, Suriah, Yaman, Palestina, Lebanon dan terakhir Venezuela. 

    Beruntung sekali jika ada negara yang terus diganggu oleh AS seperti Iran, namun masih bisa terus bertahan bahkan alutsistanya semakin canggih dan membuat dunia terperangah, ketika Iran menghajar Israel dengan rudal-rudal jarak jauhnya.

    Eropa dan NATO sangat mengerti akan hal ini, dan mereka tidak ingin menjadi korban terakhirnya. Karena itu Eropa dan NATO mulai bersikap tegas pada AS dan mengancam akan menyerangnya, jika AS di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, nekat mencaplok Greenland! 

    Menarik sekali bukan, sebab ini akan merubah peta politik dunia, di mana NATO tak lagi mesra dengan AS yang selama ini menjadi mitra politik, ekonomi dan militernya. Sapere aude!

    Saiful Huda Ems 
    Analis Politik





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Pilkada Lewat DPRD Lebih Menguntungkan Parpol Lama

    January 15, 2026

    Keadilan Ekologis Sebagai Jalan Melawan Serakahnomics

    January 15, 2026

    Harga Emas Dunia Naik Lagi, Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

    January 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    RMTV Kritik Keras Real Madrid Usai Tersingkir di Copa

    Berita Olahraga January 15, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Spanyol datang dari Real Madrid yang mengalami beberapa hari yang sangat sulit.…

    Pilkada Lewat DPRD Lebih Menguntungkan Parpol Lama

    January 15, 2026

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini, dari Antam, UBS dan Galeri24 : Okezone Economy

    January 15, 2026

    Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Begini Reaksi Alvaro Arbeloa

    January 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    RMTV Kritik Keras Real Madrid Usai Tersingkir di Copa

    January 15, 2026

    Pilkada Lewat DPRD Lebih Menguntungkan Parpol Lama

    January 15, 2026

    Harga Emas Pegadaian Hari Ini, dari Antam, UBS dan Galeri24 : Okezone Economy

    January 15, 2026

    Real Madrid Tersingkir dari Copa del Rey, Begini Reaksi Alvaro Arbeloa

    January 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.