“Karena mereka sangat paham bahwa berkunjung ke kediaman Jokowi adalah aib dan pengkhianatan yang besar. Mereka pasti akan dimaki para aktivis dan rakyat jika sampai diketahui,” kata kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin melalui keterangan tertulis, dikutip Jumat 16 Januari 2026.
Apalagi, lanjut Khozinudin, pasca kunjungan pun, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis juga tak langsung buka suara.
“Mereka mengunci peristiwa. Padahal, untuk agenda yang lain, keduanya begitu gemar mengadakan konferensi pers,” sindir Khozinudin.
Diluar itu, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mensyaratkan tidak ada dokumentasi dan publikasi atas pertemuan pengkhianatan tersebut.
“Keduanya berangkat ke Solo, juga atas dasar kesepakatan ini,” kata Khozinudin.
Namun apa mau dikata. Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terlalu naif. Mereka bukan sedang membuat kesepakatan dengan orang yang dapat dipercaya.
“Segera saja, pertemuan itu dibocorkan oleh Jokowi. Bocoran tipis dikabarkan oleh Kompol Syarif, selaku ajudan Jokowi yang mengabarkan kedatangan Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis,” kata Khozinudin.

