Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bos VR46 Racing Beri Sinyal Kuat Soal Masa Depan Tim Rossi di Ducati

    January 15, 2026

    Objek Wisata TNWK Ditutup Sementara Buntut Gajah Masuk Perkebunan Warga

    January 15, 2026

    Pamer Cincin Kawin, Rully Anggi Akbar Bantah Pisah Rumah dengan Boiyen : Okezone Celebrity

    January 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

    Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 15, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Hal itu disampaikan pakar hukum tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari Universitas Trisakti, Yenti Garnasih saat menjadi narasumber diskusi dalam rangkaian perayaan 52 Tahun Peristiwa Malari di Universitas Paramadina, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis, 15 Januari 2026.


    “Korupsi pada intinya, itu merusak demokrasi, merusak masyarakat, merusak hak-hak asasi yang paling mendasar pada masyarakat, hak asasi ekonominya,” ujar Yenti.

    Ia lantas memaparkan korupsi yang terjadi dan dilakukan oleh pebisnis bersama-sama dengan oknum aparatur pemerintahan. Hal itu sangat jelas merugikan negara, karena tidak lagi mementingkan kemaslahatan masyarakat. 



    Sebagai contoh, dia mengibaratkan adanya proyek konstruksi antara pelaksana dengan pemberi pekerjaan melakukan kesepakatan bawah meja, yang berarti telah terjadi aksi suap menyuap melalui skema menaikkan harga.

    “Misalnya proyek-proyek diberikan kepada kontraktor-kontraktor yang tidak baik, tetapi paling pintar menyuap sehingga harga-harga boleh naik. Tetapi tidak memikirkan ekonomi masyarakat lemah. Dia itu kan tidak mau lagi memikirkan bagaimana kita menjaga negara ini,” tuturnya.

    Menurut Yenti, negara demokrasi yang sering digembar-gemborkan lewat adagium “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat” hanya jargon politik semata, karena tidak dibarengi dengan pendidikan politik elektoral yang kuat.

    “Bagaimana tadi tatanan pemilu? Bagaimana masyarakat tidak diedukasi kalau pilih pemimpin, karena ini akan lima tahun ke depan. Jangan hanya sekadar menerima sembako. Kalau menurut saya sih itu adalah money politics. Itu harusnya diajarkan. Jadi tidak boleh ada pembodohan, harus ada integritas. Tidak boleh meremehkan sesuatu. Justru kita harus mencerdaskan bangsa,” pungkas Yenti.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Objek Wisata TNWK Ditutup Sementara Buntut Gajah Masuk Perkebunan Warga

    January 15, 2026

    Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

    January 15, 2026

    Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

    January 15, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Bos VR46 Racing Beri Sinyal Kuat Soal Masa Depan Tim Rossi di Ducati

    Berita Olahraga January 15, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita MotoGP: Masa depan VR46 Racing di MotoGP terus diselimuti rumor, namun pernyataan terbaru…

    Objek Wisata TNWK Ditutup Sementara Buntut Gajah Masuk Perkebunan Warga

    January 15, 2026

    Pamer Cincin Kawin, Rully Anggi Akbar Bantah Pisah Rumah dengan Boiyen : Okezone Celebrity

    January 15, 2026

    DPR Ungkap 14 Pokok Pengaturan di RUU Hukum Acara Perdata

    January 15, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Bos VR46 Racing Beri Sinyal Kuat Soal Masa Depan Tim Rossi di Ducati

    January 15, 2026

    Objek Wisata TNWK Ditutup Sementara Buntut Gajah Masuk Perkebunan Warga

    January 15, 2026

    Pamer Cincin Kawin, Rully Anggi Akbar Bantah Pisah Rumah dengan Boiyen : Okezone Celebrity

    January 15, 2026

    DPR Ungkap 14 Pokok Pengaturan di RUU Hukum Acara Perdata

    January 15, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.