Dalam konferensi video pada Kamis malam, 15 Januari 2026, ia menegaskan bahwa persatuan nasional tetap terjaga, dengan rakyat, pemerintah, dan angkatan bersenjata berada dalam satu barisan.
Maduro Guerra menepis anggapan bahwa situasi politik pasca penculikan Presiden Nicolás Maduro telah melemahkan struktur negara. Menurutnya, justru dalam kondisi tersebut, solidaritas nasional semakin menguat.
“Telah terjalin persatuan yang utuh antara rakyat, pemerintah, dan angkatan bersenjata,” tegas Maduro Guerra.
Ia menambahkan bahwa Venezuela tidak mengalami kekosongan kekuasaan. Seluruh institusi negara, kata dia, tetap bekerja sesuai dengan ketentuan konstitusi.
Wakil Presiden Delcy Rodríguez saat ini menjalankan tugas sebagai presiden interim untuk menjamin keberlangsungan pemerintahan.
“Lembaga-lembaga pemerintahan kita berfungsi dengan baik. Kita memiliki presiden sementara yang menjamin keberlangsungan lembaga negara kita,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV), jajaran pemerintah nasional, hingga struktur akar rumput dan militer tetap solid menjaga stabilitas negara.
“Partai Sosialis Bersatu Venezuela bersatu mulai dari direktorat nasional dan biro politik hingga struktur akar rumput yang baru saja dibentuk. Pemerintah nasional bersatu. Angkatan bersenjata bersatu,” kata dia.

