Dinas Pendidikan Provinsi Jambi akan mendalami kasus pengeroyokan siswa terhadap guru Bahasa Inggris di SMK 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang viral di media sosial.
Peristiwa diduga dipicu saling ucapan bernada hinaan yang berujung adu jotos antara guru dan siswa.
Oknum guru terlibat Agus Saputra, mengaku kejadian terjadi, Selasa (13/1), saat ia berjalan di depan kelas dan mendapat teguran tidak pantas dari salah satu siswa.
Agus mengaku sempat menampar siswa yang malah menantang dirinya, sebagai bentuk pendidikan moral.
Sejumlah siswa mengklaim keributan dipicu ucapan guru yang diduga menghina salah satu murid dengan perkataan ‘miskin’.
