Ilustrasi (Freepik)
Pergi ke dokter bisa jadi sesuatu yang menakutkan bagi anak. Perlu cara dan edukasi khusus agar anak mau diajak orangtua ke dokter.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami, serta menawarkan sudut pandang baru dalam menghadapi rasa takut tersebut.
Bekerja sama dengan penerbit Stiletto Book, buku ini dihadirkan bukan sekadar sebagai bacaan anak, melainkan sebagai media edukasi yang bersifat universal dan relevan bagi berbagai kalangan, untuk membangun perspektif yang lebih positif terhadap kesehatan dan dunia medis.
“Kami ingin buku ini bisa dinikmati oleh siapa saja. Bukan hanya anak-anak yang belajar untuk berani, tetapi juga orang tua dan orang dewasa sebagai pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dengan cara yang menyenangkan,” ungkap Karen Nijsen dalam keterangan tertulis.
Mika & Maka: Berani ke Dokter diperkaya dengan ilustrasi berwarna karya Himawati yang menghadirkan nuansa ceria, ramah, dan menenangkan, sehingga pembaca dapat menikmati pengalaman membaca yang menyenangkan sekaligus bermakna.
Meskipun dikemas melalui karakter anak-anak yang menggemaskan, Mika dan Maka, buku ini membawa pesan yang mendalam dan lintas usia. Tanpa nada menggurui, cerita di dalamnya berupaya menghapus stigma negatif serta kecemasan yang kerap muncul terkait kunjungan ke dokter. Lebih dari itu, buku ini secara umum mengajarkan nilai keberanian dalam menghadapi rasa takut, sebuah keterampilan emosional yang penting dalam kehidupan sehari-hari.
