Pelemahan terbatas ini terutama dipengaruhi oleh faktor teknis, di mana ada sekitar 2,4 miliar Dolar AS kontrak opsi Bitcoin yang saat ini memasuki masa kedaluwarsa, dengan level max pain di kisaran 92.000 Dolar AS.
Dari sisi permintaan institusional, pergerakan dana ETF spot menunjukkan arah yang beragam. ETF Bitcoin milik BlackRock (IBIT) masih mencatat arus masuk sebesar 316 juta Dolar AS pada 15 Januari. Namun, ETF Fidelity (FBTC) justru mengalami arus keluar 189 juta Dolar AS, yang menjadi penarikan harian terbesar sejak Desember.
Secara teknikal, Bitcoin juga sempat tertahan di area resistensi 95.934 Dolar AS, yang merupakan titik pivot harian. Indikator MACD menunjukkan momentum bullish yang sudah cukup tinggi, sementara grafik empat jam memperlihatkan volume yang melemah saat harga mencoba naik kembali. Kondisi ini mengarah pada kemungkinan pergerakan konsolidasi sebelum tren selanjutnya terbentuk.
Dalam jangka sangat pendek, pasar akan mencermati level 94.300 Dolar AS sebagai area penopang penting. Selama level ini mampu dijaga, pergerakan Bitcoin masih dipandang sebagai koreksi sehat dan normal, bukan sinyal penurunan tajam.

