Berdasarkan hasil undian yang digelar di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026, Vietnam akan memimpin Grup A. Grup ini juga dihuni Singapura – yang telah empat kali menjuarai turnamen – Indonesia, Kamboja, serta pemenang laga play-off antara Brunei Darussalam dan Timor-Leste.
Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyambut positif hasil undian tersebut meski Indonesia tergabung dalam grup yang kerap disebut sebagai “grup neraka”.
“Luar biasa. Bagus sekali. Kita harus diuji,” ujar Herdman, dikutip Jumat, 16 Januari 2026.
Sementara itu, Thailand yang merupakan tim tersukses sepanjang sejarah Kejuaraan ASEAN dengan koleksi tujuh gelar juara, menjadi unggulan di Grup B. Tim berjuluk Gajah Perang itu akan bersaing dengan Malaysia (juara 2010), Filipina, Myanmar, dan Laos. Pada edisi 2024, Thailand harus puas menjadi finalis setelah kalah dari Vietnam.
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, menilai persaingan di fase grup tidak akan berjalan mudah.
“Tidak akan ada pertandingan yang mudah. Semua tim sangat kompetitif, tetapi kami cukup puas dengan hasil undian ini,” kata Hudson.
Ia menambahkan, seluruh laga di Grup B dipastikan akan berlangsung ketat dan menantang. Meski demikian, Hudson tetap optimistis timnya mampu melaju hingga fase gugur.
Sementara itu, satu tiket terakhir fase grup akan diperebutkan oleh Timor-Leste dan Brunei Darussalam melalui laga play-off kandang dan tandang yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Pemenang duel tersebut akan bergabung ke Grup A.
Fase grup Kejuaraan ASEAN 2026 akan digelar mulai 24 Juli hingga 8 Agustus 2026 dengan format kandang dan tandang. Dua tim teratas dari masing-masing grup berhak melaju ke babak semifinal.
Babak semifinal akan dimainkan dalam dua leg pada 15?”16 Agustus (leg pertama) dan 18?”19 Agustus (leg kedua). Adapun partai final Piala ASEAN 2026 juga akan digelar dengan format dua leg pada 23 dan 26 Agustus 2026.

