Ramdani Bur
, Jurnalis-Jum’at, 16 Januari 2026 |08:34 WIB
Media Vietnam panik Timnas Vietnam segrup Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. (Foto: PSSI)
MEDIA Vietnam, Soha.vn, panik Timnas Vietnam segrup Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Soha.vn menegaskan banyaknya pemain naturalisasi menjadi modal Timnas Indonesia memenangkan trofi pertama di ajang dua tahunan tersebut.
Kamis, 15 Juli 2026 digelar drawing Piala AFF 2026 yang dilangsungkan di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Pusat. Hasilnya Grup A mempertemukan Vietnam, Singapura, Timnas Indonesia, Kamboja dan pemenang kualifikasi (Brunei Darussalam/Timor Leste).

Sementara Grup B diisi Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar dan Laos. Sebelum drawing dilakukan, AFF langsung menempatkan Kamboja di Grup A dan Thailand di Grup B. Alasannya agar mereka tidak bertemu di fase grup, mengingat kedua negara tengah terlibat konflik.
1. Vietnam Waspadai Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
Soha menilai digelarnya Piala AFF 2026 pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026 menguntungkan Timnas Indonesia. Sebab, turnamen digelar saat kompetisi di Eropa sedang menjalani libur musim panas, sehingga membuka peluang Jay Idzes dan kawan-kawan bergabung dengan Timnas Indonesia.
“Indonesia bisa tersenyum, sedangkan Vietnam mewaspadai hasil drawing Piala AFF 2026,” tulis Soha dalam judul artikel yang mereka buat.
“AFF memang tidak masuk ke dalam agenda FIFA sehingga klub tidak wajib melepas pemainnya. Namun, Piala AFF 2026 digelar bertepatan dengan masa libur kompetisi liga-liga Eropa. Kondisi ini jelas menguntungkan Timnas Indonesia untuk memanggil pemain naturalisasi mereka yang berkarier di Eropa,” lanjut Soha.

