Menurut Pengamat Politik Politika Research & Consulting (PRC), Nurul Fatta, sekalipun proses hukum telah berjalan dan menjerat tokoh-tokoh tertentu, polemik tersebut tidak serta-merta akan berhenti.
“Sekalipun proses hukum berjalan terhadap tokoh-tokoh tertentu, fenomena ini tidak akan berhenti begitu saja karena akan selalu muncul suara-suara baru,” jelasnya kepada RMOL, Jumat, 16 Januari 2026.
Ia bahkan memprediksi akan ada figur-figur lain yang mengambil peran serupa dengan Roy Suryo dalam mengangkat kembali isu tersebut ke ruang publik.
Nurul Fatta menilai, keberlanjutan isu ijazah Jokowi sangat terkait dengan posisi dan pengaruh politik keluarga Jokowi di tingkat nasional. Selama pengaruh itu masih kuat, polemik dinilai akan terus digulirkan.
“Saya meyakini bahwa isu ijazah Presiden Jokowi akan terus digulirkan sebagai komoditas politik selama keluarga beliau, Jokowi sendiri, masih memiliki pengaruh signifikan di panggung politik nasional,” pungkasnya.

