Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dokter Selebgram Resti Apriani Resmi Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Putri Dakka

    January 16, 2026

    Nikita Willy Ramai Dikritik Usai Diduga Artis NW dalam Buku Aurelie Moeremans : Okezone Celebrity

    January 16, 2026

    Masa Depan Bandung Zoo Ditentukan 2 Bulan Lagi, Apa Pertimbangannya?

    January 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Salah Kaprah Menganggap Pilkada Lewat DPRD Hemat Ongkos Politik

    Salah Kaprah Menganggap Pilkada Lewat DPRD Hemat Ongkos Politik

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 16, 2026No Comments1 Min Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Dosen Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun menilai opsi Pilkada melalui DPRD belum menyelesaikan masalah ongkos politik dan praktik politik uang.


    “Sepanjang faktor penyebabnya tidak diatasi, itu akan terus terjadi. Jadi jangan seperti sakit perut tapi (obatnya) pakai panadol,” ujar sosok yang akrab disapa Ubed kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Jumat, 16 Januari 2026.

    Menurutnya, parpol harus fair jika ingin memperbaiki demokrasi elektoral ke depan, tidak lantas mengambinghitamkan sistem pemilihan terbuka yang telah berjalan sejak 2014.



    “Bagaimana caranya agar mendapatkan hasil kepala daerah yang bagus? Itu partai harus melakukan seleksi. Sebelum election, harus seleksi dulu,” urai Ubed.

    “Saya melihat partai politik enggak ada yang melakukan seleksi serius untuk mencari calon kepala daerah. Hampir tidak ada,” sambungnya.

    Oleh karena itu, dia memandang yang harus dibenahi adalah sistem perekrutan sistem pemilihannya.

    “Biaya politik bisa dikurangi kalau partai mengubah (penentuan cakada). Yang kedua, calonnya harus tidak memiliki motif pragmatis ekonomi, yang kemudian berakibat dia menjadi korupsi,” tutur Ubed.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Dokter Selebgram Resti Apriani Resmi Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Putri Dakka

    January 16, 2026

    Masa Depan Bandung Zoo Ditentukan 2 Bulan Lagi, Apa Pertimbangannya?

    January 16, 2026

    Menjual Kedaulatan Rakyat di Pasar Grosir Oligarki

    January 16, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Dokter Selebgram Resti Apriani Resmi Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Putri Dakka

    Berita Nasional January 16, 2026

    Penetapan tersangka dilakukan penyidik Unit 4 Subdit V Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi…

    Nikita Willy Ramai Dikritik Usai Diduga Artis NW dalam Buku Aurelie Moeremans : Okezone Celebrity

    January 16, 2026

    Masa Depan Bandung Zoo Ditentukan 2 Bulan Lagi, Apa Pertimbangannya?

    January 16, 2026

    Bayern Munich Tantang Chelsea dalam Perburuan Jeremy Jacquet

    January 16, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Dokter Selebgram Resti Apriani Resmi Jadi Tersangka Pencemaran Nama Baik Putri Dakka

    January 16, 2026

    Nikita Willy Ramai Dikritik Usai Diduga Artis NW dalam Buku Aurelie Moeremans : Okezone Celebrity

    January 16, 2026

    Masa Depan Bandung Zoo Ditentukan 2 Bulan Lagi, Apa Pertimbangannya?

    January 16, 2026

    Bayern Munich Tantang Chelsea dalam Perburuan Jeremy Jacquet

    January 16, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.