Berita F1: Stoffel Vandoorne membuka peluang untuk tetap menjadi bagian dari Aston Martin Formula 1, meski tidak lagi berperan di lintasan balap. Pebalap asal Belgia itu mengungkapkan bahwa dirinya masih menjalani diskusi lanjutan dengan tim berbasis Silverstone terkait kelanjutan perannya dalam struktur internal tim.
Dalam beberapa musim terakhir, Vandoorne dikenal sebagai figur penting di balik layar Aston Martin, khususnya dalam pengembangan mobil generasi terbaru. Sepanjang musim lalu, ia menghabiskan banyak waktu di simulator untuk membantu tim mempersiapkan mobil musim 2026, yang akan menjadi era baru bagi Formula 1 dengan regulasi teknis dan unit daya yang sepenuhnya diperbarui.
Musim 2026 memiliki arti strategis bagi Aston Martin. Tim milik Lawrence Stroll itu resmi menjadi tim pabrikan Honda, sekaligus menjadi satu satunya tim yang mendapatkan pasokan unit daya langsung dari produsen Jepang tersebut. Kolaborasi ini menempatkan Aston Martin dalam sorotan, mengingat Honda memiliki rekam jejak kuat sebagai produsen mesin juara dunia di era hybrid sebelumnya bersama Red Bull.
Vandoorne menegaskan bahwa perannya kemungkinan besar akan lebih terfokus pada pekerjaan simulator, dengan intensitas kehadiran di balapan yang berkurang. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan tim dalam fase pengembangan jangka panjang.
“Ya, kami masih menjalani pembicaraan,” ujar Vandoorne. “Saya melihat masih ada peran untuk saya di tim. Kemungkinan saya akan bepergian ke lebih sedikit balapan, sementara pekerjaan simulator menjadi fokus utama. Belum ada kesepakatan final, tetapi sejauh ini arahnya cukup positif.”
Kontribusi Vandoorne di simulator dinilai sangat penting, terutama untuk menjembatani data teknis dengan masukan pebalap utama. Pengalamannya sebagai mantan pebalap F1 penuh waktu membuat analisisnya dianggap relevan dan aplikatif dalam pengembangan mobil.
Dengan investasi besar Aston Martin pada fasilitas baru, termasuk kampus teknologi dan terowongan angin modern, tim membutuhkan figur berpengalaman untuk memaksimalkan potensi teknis. Kehadiran Vandoorne diyakini dapat membantu mempercepat adaptasi Aston Martin menghadapi tantangan era baru Formula 1.
Jika kesepakatan tercapai, peran Stoffel Vandoorne akan menjadi bagian penting dari fondasi teknis Aston Martin dalam ambisi mereka menjadi penantang gelar juara dunia.
Artikel Tag: Stoffel Vandoorne, aston martin, F1 2026, Honda
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/f1/stoffel-vandoorne-buka-peluang-lanjutkan-peran-strategis-di-aston-martin

