Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penyebab Alwi Farhan Belum Ambil Bonus Rp1,5 Miliar Usai Sabet 2 Emas SEA Games 2025 : Okezone Sports

    January 17, 2026

    Enggan Cepat Puas, Eliano: Perjalanan Jadi Juara Masih Jauh

    January 17, 2026

    Harga Emas Terkoreksi di Tengah Ambil Untung dan Redanya Tensi Geopolitik

    January 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Zakat Mal dalam Bentuk Emas dan Perak

    Zakat Mal dalam Bentuk Emas dan Perak

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 16, 2026No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Reduksi ini terlihat praktis, tetapi secara operasional justru menggerus fungsi zakat itu sendiri. Ketika zakat disalurkan dalam bentuk yang nilainya terus menyusut, maka zakat kehilangan daya lindung dan berubah menjadi rutinitas formal yang dampaknya makin mengecil dari tahun ke tahun.


    Uang fiat tidak menyimpan nilai. Ia hanya klaim sementara yang bergantung penuh pada kebijakan moneter, pencetakan, dan distribusi likuiditas. Ketika zakat dibayarkan dalam fiat, nilai riil zakat tersebut mulai tergerus sejak hari pertama. Jika penyaluran tidak dilakukan seketika, maka daya beli yang sampai ke mustahik sudah lebih rendah dari niat awal muzakki. 

    Dalam kondisi ini, zakat tidak lagi memindahkan nilai, melainkan hanya memindahkan angka. Emas dan perak bekerja dengan cara yang berbeda. Keduanya menyimpan nilai intrinsik, diterima lintas waktu, dan tidak bergantung pada stabilitas kebijakan. Dengan menerima zakat mal dalam bentuk emas dan perak, lembaga amil menjaga agar nilai zakat tetap utuh sampai ke tangan penerima.



    Mustahik adalah kelompok yang paling rentan terhadap inflasi struktural. Mereka tidak memiliki aset lindung nilai, tidak punya cadangan, dan tidak punya kemampuan mengalihkan kekayaan ke bentuk yang lebih stabil. Setiap kenaikan harga langsung memotong kemampuan hidup mereka. 

    Ketika zakat disalurkan dalam fiat, bantuan yang diterima mustahik pada dasarnya sudah melemah sebelum digunakan. Akibatnya, zakat hanya menutup luka sementara, bukan memperbaiki kondisi. Emas dan perak memberi ruang yang berbeda. Nilainya relatif terjaga, dapat disimpan tanpa tekanan waktu, dan memungkinkan zakat berfungsi sebagai modal, bukan sekadar konsumsi sesaat.

    Zakat mal secara operasional adalah zakat atas harta yang disimpan, bernilai, dan berpotensi berkembang. Emas dan perak memenuhi kriteria ini secara langsung tanpa rekayasa instrumen. Mereka bukan produk utang, bukan hasil spekulasi, dan bukan angka yang bisa diubah melalui kebijakan. Ketika lembaga zakat hanya menerima fiat, zakat mal kehilangan karakter dasarnya dan bergeser menjadi donasi rutin. Dengan membuka penerimaan emas dan perak, Baznas dan lembaga amil zakat lainnya mengembalikan zakat ke bentuk aslinya sebagai distribusi harta, bukan sekadar transaksi uang.

    Ketergantungan total lembaga zakat pada sistem fiat dan perbankan juga menciptakan risiko sistemik. Krisis likuiditas, pembatasan transaksi, atau gangguan sistem keuangan langsung berdampak pada kemampuan lembaga menyalurkan zakat. Dalam kondisi ekstrem, zakat bisa tertahan bukan karena tidak ada muzakki, tetapi karena sistem tidak bergerak. 

    Emas dan perak tidak terikat pada sistem tersebut. Ia bisa disimpan secara fisik, tetap likuid dalam kondisi krisis, dan dapat ditukar langsung dengan kebutuhan nyata. Ini menjadikan lembaga zakat lebih mandiri dan lebih tahan terhadap guncangan ekonomi.

    Pengelolaan zakat berbasis emas dan perak juga mendorong disiplin amanah yang lebih tinggi. Berat dan kadar bisa diverifikasi, nilai tidak bisa dimanipulasi melalui kebijakan, dan audit dapat dilakukan secara fisik. Sistem ini membatasi ruang permainan angka dan memaksa pengelolaan yang lebih jujur dan transparan. Laporan zakat tidak lagi hanya berisi nominal rupiah yang fluktuatif, tetapi berbasis berat dan nilai riil yang jelas.

    Selain dampak teknis, penerimaan zakat dalam emas dan perak juga memiliki efek edukatif yang kuat. Umat secara perlahan memahami bahwa zakat bukan sekadar transfer bank, melainkan pemindahan harta nyata. Kesadaran tentang nilai, inflasi, dan perlindungan kekayaan tumbuh bukan melalui ceramah, tetapi melalui praktik. Zakat kembali dipahami sebagai mekanisme distribusi kekayaan yang nyata dan berdampak.

    Menerima zakat mal dalam bentuk emas dan perak bukan langkah mundur, melainkan langkah korektif terhadap praktik yang melemahkan zakat itu sendiri. Ia melindungi nilai zakat, melindungi mustahik, dan memperkuat ketahanan lembaga amil di tengah sistem ekonomi yang rapuh. Zakat yang dibayarkan dengan harta riil akan melahirkan dampak riil. Tanpa itu, zakat berisiko tinggal angka yang terus dikikis oleh waktu.

    Muchamad Andi Sofiyan
    Penggiat literasi dari Republikein StudieClub





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Donald Trump Bukan Sekadar Penjahat, Dia Alien

    January 17, 2026

    Harga Emas Terkoreksi di Tengah Ambil Untung dan Redanya Tensi Geopolitik

    January 17, 2026

    Kemendagri Diminta Percepat Pengadaan Lahan KDKMP

    January 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Donald Trump Bukan Sekadar Penjahat, Dia Alien

    Berita Nasional January 17, 2026

    Dalam wawancara di program The Weekend di salah satu stasiun televisi, De Niro secara terbuka…

    Penyebab Alwi Farhan Belum Ambil Bonus Rp1,5 Miliar Usai Sabet 2 Emas SEA Games 2025 : Okezone Sports

    January 17, 2026

    Enggan Cepat Puas, Eliano: Perjalanan Jadi Juara Masih Jauh

    January 17, 2026

    Harga Emas Terkoreksi di Tengah Ambil Untung dan Redanya Tensi Geopolitik

    January 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Donald Trump Bukan Sekadar Penjahat, Dia Alien

    January 17, 2026

    Penyebab Alwi Farhan Belum Ambil Bonus Rp1,5 Miliar Usai Sabet 2 Emas SEA Games 2025 : Okezone Sports

    January 17, 2026

    Enggan Cepat Puas, Eliano: Perjalanan Jadi Juara Masih Jauh

    January 17, 2026

    Harga Emas Terkoreksi di Tengah Ambil Untung dan Redanya Tensi Geopolitik

    January 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.