Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Everton Incar Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce Januari Ini

    January 17, 2026

    Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

    January 17, 2026

    2 Pria Masturbasi di Transjakarta Ditetapkan Tersangka : Okezone News

    January 17, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

    Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 17, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Ratih Megasari Singkarru, menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak seharusnya disikapi dengan saling menyalahkan, baik kepada siswa, guru, maupun kurikulum yang berlaku. Menurutnya, persoalan utama justru terletak pada krisis adab dan lemahnya komunikasi dalam praktik pendidikan sehari-hari.


    “Kasus pengeroyokan guru di Jambi adalah tamparan keras sekaligus cermin bagi dunia pendidikan kita. Daripada sibuk mencari kambing hitam, lebih bijak jika kita melihat akar masalahnya secara jernih sebagai bahan introspeksi bersama,” ujar Ratih kepada wartawan, Jumat, 17 Januari 2026.

    Diketahui, sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang guru di salah satu SMK di Jambi menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswanya di lingkungan sekolah. Insiden tersebut memicu kecaman publik serta perdebatan luas, mulai dari isu kedisiplinan siswa, profesionalisme guru, hingga relevansi kurikulum pendidikan saat ini.



    Ratih mengakui bahwa interaksi di ruang kelas kini memang tidak berada dalam kondisi ideal. Di satu sisi, guru menghadapi tantangan besar dalam menegakkan disiplin tanpa kekerasan. Namun di sisi lain, tindakan siswa yang merespons rasa tersinggung dengan pengeroyokan massal menunjukkan krisis karakter yang serius.

    “Respons siswa yang membalas rasa tersinggung dengan pengeroyokan massal mencerminkan krisis adab yang parah. Solidaritas antarteman telah salah arah dan berubah menjadi tindakan premanisme yang sama sekali tidak bisa dibenarkan,” tegasnya.

    Legislator Partai NasDem itu juga menepis anggapan yang secara langsung mengaitkan insiden tersebut dengan kegagalan Kurikulum Merdeka. Menurutnya, tidak ada kebijakan pendidikan mana pun yang melegitimasi kekerasan dalam bentuk apa pun.

    “Dokumen pendidikan mana pun tidak pernah mengajarkan kekerasan. Masalah sesungguhnya terletak pada implementasi di lapangan,” ujarnya.

    Ratih menilai dunia pendidikan saat ini tengah berada dalam masa transisi. Guru masih mencari pola pendisiplinan yang tepat tanpa kekerasan, sementara siswa belum sepenuhnya siap memikul tanggung jawab atas kebebasan berekspresi yang mereka miliki.

    “Fokus kita harus kembali pada esensi pendidikan, yaitu memanusiakan manusia. Saatnya berhenti saling menunjuk dan mulai memperbaiki pola komunikasi serta penguatan karakter di sekolah,” pungkasnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

    January 17, 2026

    Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

    January 17, 2026

    Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

    January 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Everton Incar Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce Januari Ini

    Berita Olahraga January 17, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Inggris – Everton menduduki posisi ke-12 di Premier League dalam kampanye pertama…

    Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

    January 17, 2026

    2 Pria Masturbasi di Transjakarta Ditetapkan Tersangka : Okezone News

    January 17, 2026

    Osimhen Berpotensi Pindah ke MU, Liverpool Siap Bersaing

    January 17, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Everton Incar Youssef En-Nesyri dari Fenerbahce Januari Ini

    January 17, 2026

    Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

    January 17, 2026

    2 Pria Masturbasi di Transjakarta Ditetapkan Tersangka : Okezone News

    January 17, 2026

    Osimhen Berpotensi Pindah ke MU, Liverpool Siap Bersaing

    January 17, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.