Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    SAR Gabungan Menuju Lokasi Dugaan Serpihan Pesawat ATR Ditemukan

    January 18, 2026

    Dani Ceballos Jelaskan Arti Hasil Kemenangan Real Madrid

    January 18, 2026

    Agama Kristen di Afrika, dari Zaman Romawi, Kolonial, hingga Kini

    January 18, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Dipo Ramli Wanti-wanti Empat Indikator Fiskal RI Sudah Kuning Kemerah-merahan

    Dipo Ramli Wanti-wanti Empat Indikator Fiskal RI Sudah Kuning Kemerah-merahan

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 17, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    “Menurut saya (indikator) empat-empatnya kita sudah kuning kemerah-merahan. Jadi apakah Indonesia rentan fiskal? Menurut saya hampir pasti rentan,” kata Dipo dikutip dari YouTube Awalil Rizky, Minggu, 17 Januari 2026.


    Indikator pertama, menurut Dipo, adalah posisi awal fiskal yang tidak sepenuhnya kredibel. Defisit APBN yang diklaim berada di bawah 3 persen Produk Domestik Bruto (PDB) dipertanyakan pasar lantaran banyak kewajiban negara yang tidak dicatat sebagai utang resmi, mulai dari proyek off balance sheet hingga kewajiban jangka panjang lainnya.

    “Pasar melihat (PDB di) angka 2,9 persen itu problematik. Bukan hanya soal besar kecilnya tapi soal kredibilitas data fiskal,” ujarnya.



    Keraguan makin menguat setelah pemerintah dinilai terlambat merespons perdebatan terkait metodologi PDB yang justru memperbesar kecurigaan investor.

    Indikator kedua adalah tingginya sensitivitas terhadap guncangan eksternal. Dipo menyoroti melemahnya arus dana asing, volatilitas rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS, serta ketergantungan yang semakin besar pada pembiayaan eksternal di tengah tren Foreign Direct Investment (FDI) yang menurun.

    “Begitu ada shock global, pasar kita langsung goyah. Itu tanda kerentanan,” tegasnya.

    Indikator ketiga menyangkut keberlanjutan fiskal jangka panjang. Dipo mengingatkan tren penerimaan pajak yang menurun, daya beli masyarakat yang melemah, serta menyusutnya kelas menengah, sementara belanja negara dan biaya utang justru terus meningkat.

    “Pendapatan turun tapi belanja tidak turun. Dalam jangka panjang ini tidak sustainable,” katanya.

    Indikator keempat, yang disebut paling vital, adalah melemahnya institusi, khususnya terkait independensi Bank Indonesia. Dipo menilai meningkatnya intervensi fiskal terhadap otoritas moneter, termasuk kepemilikan utang pemerintah oleh BI serta sinyal-sinyal kebijakan terbaru, berpotensi merusak kepercayaan pasar.

    “Kepercayaan itu mahal. Sekali hilang, butuh puluhan tahun untuk pulih,” ujarnya.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Agama Kristen di Afrika, dari Zaman Romawi, Kolonial, hingga Kini

    January 18, 2026

    Hodak Buka Peluang Rezaldi Kembali ke Persib

    January 17, 2026

    Kereta Bisa Melintas Lagi di Titik Banjir Pekalongan

    January 17, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    SAR Gabungan Menuju Lokasi Dugaan Serpihan Pesawat ATR Ditemukan

    Berita Teknologi January 18, 2026

    Maros, CNN Indonesia — Tim SAR gabungan menuju ke puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi…

    Dani Ceballos Jelaskan Arti Hasil Kemenangan Real Madrid

    January 18, 2026

    Agama Kristen di Afrika, dari Zaman Romawi, Kolonial, hingga Kini

    January 18, 2026

    Kemenhub Ungkap Kronologi Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak : Okezone Economy

    January 18, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    SAR Gabungan Menuju Lokasi Dugaan Serpihan Pesawat ATR Ditemukan

    January 18, 2026

    Dani Ceballos Jelaskan Arti Hasil Kemenangan Real Madrid

    January 18, 2026

    Agama Kristen di Afrika, dari Zaman Romawi, Kolonial, hingga Kini

    January 18, 2026

    Kemenhub Ungkap Kronologi Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak : Okezone Economy

    January 18, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.