New Delhi – Pupus sudah harapan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani untuk melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi India Open 2026 BWF World Tour Super 750 setelah di babak perempat final harus menyerah dari unggulan teratas peringkat 1 dunia asal Korea Selatan, An Se Young.
Putri Kusuma Wardani harus mengakui keunggulan kampiun Malaysia Open Super 1000 pekan lalu, An Se Young lewat pertandingan mudah dua game langsung dengan skor 16-21 dan 8-21, dalam pertandingan yang berlangsung di Indira Gandhi Stadium, New Delhi India pada Jumat (16/1) malam waktu setempat.
“Hari ini bukan penampilan terbaik saya, banyak sekali melakukan kesalahan sendiri,” ujar Putri usai pertandingan.
“Dari awal saya ingin bermain nothing to lose. Di luar itu, An Se Young bermain sangat baik. Tidak terlalu menekan tapi sangat efektif,” jelasnya.
Putri Kusuma Wardani mempunyai kesempatan untuk membayar kegagalan di Malaysia dan India saat tampil di kandang sendiri Indonesia Masters World Tour Super 500 pada pekan depan di Istora Senayan Jakarta.
Dengan kekalahan Putri Kusuma Wardani, Indonesia kini hanya bergantung kepada pemain profesional Jonatan Christie untuk meraih gelar di New Delhi.
Sebelumnya pebulutangkis tunggal putra Indonesia peringkat 4 dunia, Jonatan Christie berhasil mencapai babak empat besar turnamen bergengsi India Open 2026 BWF World Tour Super 750 berkat kemenangan atas pemain andalan Prancis, Christo Popov.
Menempati unggulan ketiga, Jonatan Christie sukses menundukkan kampiun BWF World Tour Finals 2025, Christo Popov dua game langsung yang cukup ketat dengan skor identik 21-19 dan 21-19.
Jonatan Christie akan mencoba untuk memesan tiket ke laga puncak India Open 2026 saat bertemu dengan mantan juara dunia asal Singapura, Loh Kean Yew.
Artikel Tag: Putri Kusuma Wardani, An Se Young, India Open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/india-open-2026-putri-kusuma-akui-banyak-kesalahan-lawan-an-se-young

