Close Menu
IDCORNER.CO.ID

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ridle Baku Bongkar Biang KekalahanTelak Leipzig dari Bayern

    January 19, 2026

    Kisah Hijrah Pebulu Tangkis Indonesia Mohammad Ahsan, Tutup Aurat hingga Minum Setengah Duduk : Okezone Sports

    January 19, 2026

    Noel Ebenezer Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3 Hari Ini

    January 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    IDCORNER.CO.IDIDCORNER.CO.ID
    • Homepage
    • Berita Nasional
    • Berita Teknologi
    • Berita Hoaks
    • Berita Dunia
    • Berita Olahraga
    • Program Presiden
    • Berita Pramuka
    IDCORNER.CO.ID
    Home»Berita Nasional»Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

    Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

    PewartaIDBy PewartaIDJanuary 18, 2026No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email




    Pesan ini mengemuka dalam kegiatan bertajuk “Mahasiswa dan Revolusi Digital: Menjawab Tantangan, Meraih Peluang” yang diselenggarakan oleh Yayasan Rembuk Indonesia Raya bersama PKBM Ristek Nusantara Jaya, Sabtu, 17 Januari 2026.


    Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya akademisi dan Kaprodi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Dr. Muhammad Aras Prabowo.

    Dalam pemaparannya, Dr. Aras menekankan bahwa mahasiswa harus menempatkan diri sebagai aktor utama dalam arus perubahan digital. 



    “Revolusi digital bukan takdir yang datang begitu saja. Ini menuntut kesiapan sumber daya manusia, terutama mahasiswa, untuk menjadi subjek perubahan, bukan korban atau penonton,” tegas Aras dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 18 Januari 2026.

    Menurutnya, tantangan terbesar generasi muda saat ini bukan hanya soal penguasaan teknologi, tetapi kemampuan berpikir kritis dan etis di tengah banjir informasi. 

    “Digitalisasi tanpa nalar kritis hanya akan melahirkan generasi yang cepat mengakses, tetapi lambat memahami,” ungkapnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus diiringi dengan integritas dan tanggung jawab sosial. Dalam konteks akademik dan dunia kerja, kemampuan digital perlu dikombinasikan dengan nilai kejujuran dan kepekaan sosial. 

    “Teknologi itu netral, yang menentukan arah baik-buruknya adalah manusia yang menggunakannya. Karena itu, karakter dan etika harus menjadi fondasi utama mahasiswa di era digital,” jelasnya.

    Lebih jauh, Aras mendorong mahasiswa agar tidak sekadar menjadi pengguna platform digital, tetapi mampu menciptakan nilai tambah melalui inovasi. 

    “Mahasiswa harus berani keluar dari zona nyaman, memanfaatkan teknologi untuk riset, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Di situlah peluang besar masa depan berada,” tambahnya.

    Sesi tanya jawab yang dimoderatori Fahrul Bagenda berlangsung dinamis, menunjukkan antusiasme peserta dalam merespons isu-isu seputar kecerdasan buatan, ekonomi digital, hingga tantangan dunia kerja pasca-kampus. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama.

    Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep revolusi digital secara teoritis, tetapi juga mampu menerjemahkannya dalam tindakan nyata. 

    “Masa depan bangsa sangat ditentukan oleh sejauh mana mahasiswa hari ini mampu membaca zaman dan menyiapkan diri secara cerdas dan bermartabat,” pungkas Aras.





    Source link

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PewartaID

    Related Posts

    Noel Ebenezer Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3 Hari Ini

    January 19, 2026

    7 Ribu Guru Berebut 40 Kursi Kepsek di Banten

    January 19, 2026

    Ngobrol Serius dengan Kapolri

    January 19, 2026

    Leave A Reply Cancel Reply

    Demo
    Don't Miss

    Ridle Baku Bongkar Biang KekalahanTelak Leipzig dari Bayern

    Berita Olahraga January 19, 2026

    Ligaolahraga.com -Berita Liga Jerman: Gelandang RB Leipzig, Ridle Baku, menilai timnya kalah telak dari Bayern…

    Kisah Hijrah Pebulu Tangkis Indonesia Mohammad Ahsan, Tutup Aurat hingga Minum Setengah Duduk : Okezone Sports

    January 19, 2026

    Noel Ebenezer Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3 Hari Ini

    January 19, 2026

    BPBD DKI Pastikan Banjir di Jakarta Sudah Surut Pagi Ini

    January 19, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • Twitter
    • Pinterest
    • Instagram
    • YouTube
    • Vimeo
    Our Picks

    Ridle Baku Bongkar Biang KekalahanTelak Leipzig dari Bayern

    January 19, 2026

    Kisah Hijrah Pebulu Tangkis Indonesia Mohammad Ahsan, Tutup Aurat hingga Minum Setengah Duduk : Okezone Sports

    January 19, 2026

    Noel Ebenezer Hadapi Sidang Perdana Kasus Pemerasan K3 Hari Ini

    January 19, 2026

    BPBD DKI Pastikan Banjir di Jakarta Sudah Surut Pagi Ini

    January 19, 2026

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

    Demo
    © 2026 ID Corner News

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.