Suasana haru menyelimuti prosesi ketika Presiden Prabowo meneteskan air mata usai menyatakan kata “sah”, menyusul lantangnya lafaz ijab kabul yang diucapkan Agung dengan sempurna dalam satu tarikan napas.
Setelah prosesi akad, mempelai perempuan yakni Aulia Mahardiana Warsitoarti menghampiri Agung sebagai simbol dimulainya ikatan suami istri.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan buku nikah serta kelengkapan administrasi pernikahan oleh kedua mempelai dan para saksi yang hadir.
Selain Prabowo, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) turut menyaksikan langsung prosesi akad nikah tersebut dan bertindak sebagai saksi dari pihak mempelai perempuan.
Agung dan Aulia tampil anggun mengenakan busana pernikahan adat Jawa berwarna putih, yang melambangkan kesucian dan ketulusan dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.
Prabowo menyatu dengan keseluruhan konsep pernikahan yang mengusung nuansa elegan dan sarat nilai budaya Jawa.
Dekorasi pelaminan tertata rapi dengan sentuhan tradisional yang berpadu harmonis dengan latar belakang panggung bernuansa Istana Merdeka, menciptakan atmosfer sakral sekaligus berwibawa.
Rangkaian akad nikah ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi’i. Dalam doanya, ia memohonkan keberkahan, keharmonisan, serta kebahagiaan bagi Agung dan Aulia dalam membangun bahtera rumah tangga.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam acara tersebut, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

