Kinerja kegiatan dunia usaha tetap terjaga meskipun ada penurunan di kuartal IV 2025. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) melaporkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) yang mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha tetap terjaga meskipun ada penurunan di kuartal IV 2025. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 10,61 persen.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyebutkan bahwa kinerja mayoritas Lapangan Usaha (LU) tercatat positif, dengan SBT tertinggi pada LU Jasa Keuangan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil dan Motor, LU Industri Pengolahan, LU Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, LU Informasi dan Komunikasi, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum.
Hal ini sejalan dengan peningkatan aktivitas pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, sehingga mendorong permintaan domestik.
“Kapasitas produksi terpakai pada triwulan IV 2025 tetap terjaga pada level 73,15 persen,” ujar Ramdan dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).
Perkembangan kapasitas produksi ditopang oleh sejumlah LU, yaitu LU Pengadaan Listrik serta LU Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Daur Ulang.
Ramdan menjelaskan, keuangan dunia usaha secara umum tetap dalam kondisi baik pada aspek likuiditas maupun rentabilitas, dengan akses kredit yang lebih mudah.

