“Pertemuan Eggi dan Damai dengan Jokowi diduga lebih dari sekedar ngobrol-ngobrol santai atau undangan semata. Nuansa adanya intrik politik juga masih kental mewarnai,” kata pengamat politik Citra Institute, Efriza kepada RMOL, Senin 19 Januari 2026.
Menurutnya, isu yang berkembang dari beberapa pihak bahkan cenderung menuding. Seperti adanya tawaran proyek triliunan rupiah, hingga bepergian ke luar negeri.
“Kompromi itu memungkinkan yang terjadi,” kata Efriza.
Bahkan, magister ilmu komunikasi politik Universitas Nasional (Unas) itu meyakini, penyelesaian kasus Eggi dan Damai Lubis merupakan langkah awal meloloskan kepentingan politik keluarga Jokowi di Pemilu 2029 mendatang.
“Sebab, nama Jokowi masih santer di telinga publik. Nilai jualnya bahkan masih tinggi, sekalipun pernah didepak dari PDI Perjuangan,” kata Efriza.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

