Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan, kebutuhan dasar warga terdampak telah dianggarkan lintas kementerian.
“Ada uang untuk pemulihan ekonomi, ada uang untuk hunian, uang untuk hidup,” kata Bima di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 19 Januari 2026.
Menurut Bima, warga diberi pilihan antara menempati hunian sementara (huntara) atau menerima bantuan tunai sementara selama tiga bulan.
“Warga bisa mendapatkan pilihan, sebelum nanti Huntapnya itu atau Huntara itu dibangun,” kata Bima.
Ia menambahkan, percepatan pemulihan juga didukung pendataan by name by address oleh kepala daerah agar bantuan tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah juga mengerahkan tim Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) ke lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan administrasi warga.

