Musim Hujan Telah Tiba, Ini Dia 5 Rekomendasi Makanan dan Minuman Peningkat Daya Tahan Tubuh. (Foto: Freepik)
JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mengalami curah hujan dengan kategori sangat tinggi sebesar 1,22 persen, kategori tinggi 21,43 persen, kategori menengah 76,69 persen, dan kategori rendah 0,65 persen pada Januari 2026.
Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih siap siaga dalam berbagai hal, mulai dari menyiapkan payung atau jas hujan saat bepergian, hingga mempersiapkan daya tahan tubuh agar tetap prima dan tidak mudah jatuh sakit di tengah cuaca hujan yang terus melanda.
Minuman herbal yang dapat menghangatkan tubuh atau makanan kaya nutrisi dan protein biasanya cocok untuk meningkatkan daya tahan tubuh di masa curah hujan tinggi.
Apalagi jika kamu termasuk orang yang sering beraktivitas di luar rumah, baik untuk bekerja, menjalankan hobi, maupun karena lebih menyukai suasana luar dibandingkan berada di rumah.
Melansir dari ncsf.org, berikut beberapa rekomendasi makanan dan minuman yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh di musim hujan. Senin (19/1/2026).
1. Teh Hijau/Teh Hitam
Teh hijau maupun teh hitam menjadi minuman yang cocok dikonsumsi di tengah musim hujan. Keduanya mengandung senyawa antioksidan seperti katekin berupa polifenol dan flavonoid yang bermanfaat untuk membatasi kerusakan jaringan tubuh akibat radikal bebas.
Penelitian Harvard menunjukkan bahwa konsumsi teh secara rutin dapat meningkatkan protein interferon (penangkal patogen) hingga 10 kali lipat. Jika ditambahkan Echinacea, manfaatnya dapat meningkat karena mampu mengaktifkan sel pemakan bakteri. Namun, konsumsi Echinacea dalam bentuk suplemen perlu dibatasi karena penggunaan berlebihan dapat berdampak negatif pada bakteri baik di usus.
2. Ikan Berlemak (Sarden dan Salmon)
Ikan air dingin seperti sarden dan salmon mengandung Omega-3 yang tinggi dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Lemak sehat ini dapat meningkatkan fungsi sel imun serta menekan peradangan.
Sebuah studi dalam Journal of Leukocyte Biology menyebutkan bahwa makanan tinggi Omega-3 seperti sarden direkomendasikan karena relatif memiliki risiko kontaminasi merkuri yang lebih rendah.

