Denpasar, CNN Indonesia —
Dua orang yang merupakan laki-laki dan perempuan ditemukan tewas gantung diri di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (20/1). Kedua korban masing-masing berinisial PAS, (28) dan SBC (24).
Korban PAS merupakan seorang petani asal Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, Buleleng. Sementara korban perempuan SBC adalah warga Desa Kubutambahan, Buleleng.
Keduanya diduga pasangan kekasih dan ditemukan tergantung bersebelahan di dalam kamar kos di wilayah Banjar Adat Sari Kelod, Desa Pancasari, sekitar pukul sekitar pukul 11.00 WITA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Peristiwa ini murni gantung diri berdasarkan dari hasil pemeriksaan medis. Dan sudah mendapatkan penanganan dari unit Reskrim Polsek Sukasada,” kata Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, Selasa (20/1) sore.
Yohana menjelaskan awalnya seorang saksi sekitar pukul 10.30 WITA mengetuk kamar kos nomor 4 berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban.
Tak lama datang saksi berinisial MH yang merupakan pemilik kos. Lalu saksi KW meminta kunci kos cadangan, namun pintu dikunci dari dalam.
Menurut Yohana, saksi KW yang mengintip dari ventilasi kaget melihat kedua korban tergantung berdua di antara kamar mandi dan dapur.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain selain bekas jeratan di leher. Dari kondisi fisik korban, diperkirakan keduanya meninggal dunia sekitar dua hingga enam jam sebelum ditemukan,” kata Yohana.
Yohana menyebut dari keterangan yang dihimpun, motif sementara diduga kuat karena hubungan asmara terlarang. Hubungan tersebut diduga menimbulkan tekanan psikologis yang berujung pada keputusan tragis.
“Motif kejadian diduga karena cinta, yang laki-laki sudah punya istri. Sementara korban perempuan masih berstatus lajang,” ujarnya.
Foto: Dok. CNNIndonesiaDisclaimer Kesehatan Mental – rev1 |
(fra/kdf/fra)
[Gambas:Video CNN]


Foto: Dok. CNNIndonesia